![]() |
| Buka Kuis hingga Yel-Yel, Cara Seru Camat Pituruh Motivasi Pramuka Penegak pada Launching Program Penegak Mengabdi |
PITURUH – Camat Pituruh sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran) Kwarran Pituruh, Dwi Cahyono Hadi Saputro, S.IP, memberikan motivasi membakar semangat kepada para Pramuka Penegak dalam acara Launching Program Penegak Mengabdi. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Pituruh pada Sabtu (18/07/2026) ini menandai dimulainya babak baru kontribusi nyata generasi muda dalam memajukan dunia pendidikan di wilayah tersebut.
Program Penegak Mengabdi ini dirancang sebagai salah satu strategi taktis guna meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di wilayah Kecamatan Pituruh. Program ini menjadi bukti nyata bahwa Kwarran Pituruh terus melakukan inovasi demi meningkatkan kualitas pendidikan secara bersama-sama. Melalui kolaborasi ini, penanaman karakter kepramukaan sejak dini diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan terstruktur.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Pituruh mengisi sambutan dengan gaya yang sangat interaktif dan komunikatif. Beliau membangun dialog dua arah bersama para Pramuka Penegak yang akan segera ditempatkan di berbagai SD dan MI di wilayah Pituruh. Kehadiran para Penegak ini ditargetkan untuk mengabdi secara langsung dengan membagikan ilmu kepramukaan yang mereka miliki kepada adik-adik Pramuka Siaga dan Penggalang.
Suasana aula semakin hidup dan dinamis berkat aksi interaktif Camat yang membuka sesi kuis khusus untuk menjawab berbagai pertanyaan dari para Penegak. Ketegangan mencair saat salah satu Pramuka Penegak maju dengan tegap untuk memimpin pengucapan janji Tri Satya, yang kemudian dilanjutkan dengan aksi seru Camat Pituruh yang memimpin langsung gemuruh yel-yel Pramuka untuk membakar semangat seluruh peserta yang hadir.
"Penegak yang ada di sini merupakan aset yang nantinya ke depan akan menjadi calon-calon pemimpin di masa depan," ujar Dwi Cahyono.
Ia berharap program pengabdian ini tidak hanya menjadi wadah transfer ilmu bagi adik-adik Siaga dan Penggalang, tetapi juga menjadi ladang penempaan mental bagi para Penegak untuk mengasah jiwa kepemimpinan dan kepedulian sosial mereka di masyarakat.
