Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Image

Kolaborasi FKIP UNS dan Guru SD Purworejo Wujudkan Pembelajaran yang Lebih Reflektif

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:30 WIB Last Updated 2026-06-26T11:18:20Z

Kolaborasi FKIP UNS dan Guru SD Purworejo Wujudkan Pembelajaran yang Lebih Reflektif
PURWOREJO. – Tim Pengabdian kepada Masyarakat menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Implementasi Open Lesson untuk Meningkatkan General Pedagogical Knowledge Guru Sekolah Dasar di Kabupaten Purworejo pada Kamis, 25/06/2026 kemarin. Kegiatan yang bertempat di SD Negeri Megulungkidul, Kecamatan Pituruh ini diikuti oleh kepala sekolah serta guru kelas I hingga kelas VI yang tergabung dalam Gugus Gajah Mada.


Kegiatan menghadirkan tiga narasumber dari TIM RISET PENDIDIKAN DASAR FKIP  UNS , yaitu Dr. Achmad Basari Eko Wahyudi, M.Pd., Dr. Suhartono, M.Pd., dan Dr. Moh. Salimi, M.Pd. Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengalaman dan pemahaman belajar siswa melalui penguatan General Pedagogical Knowledge (GPK) guru, mengembangkan kompetensi pedagogis dan profesionalisme guru, serta membangun komunitas belajar yang kolaboratif dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Korwilcambidik Kecamatan Pituruh, Indah Puspita Ningrum, S.Pd. SD., M.Pd., Pengawas Sekolah Winasti Nova Widiarti, M.Pd., Pengawas Sekolah Fatkhan Anis, S.Pd., M.Pd., serta Ketua Gugus Gajah Mada, Ahmad Kodrad, S.Pd., M.Pd. Kehadiran para pemangku kepentingan pendidikan tersebut menunjukkan dukungan yang kuat terhadap upaya peningkatan kompetensi guru melalui pembelajaran kolaboratif


Dalam sambutannya, Korwilcambidik Kecamatan Pituruh, Indah Puspita Ningrum, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program pendampingan ini. Beliau berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kompetensi guru sekaligus memperkuat budaya belajar bersama di sekolah melalui implementasi Open Lesson.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan pretest untuk mengetahui tingkat pemahaman awal peserta mengenai General Pedagogical Knowledge. Selanjutnya, narasumber menyampaikan materi yang meliputi manajemen kelas, komunikasi dalam pembelajaran, serta model-model pengajaran yang efektif sebagai fondasi peningkatan kualitas proses belajar mengajar.


Materi berikutnya membahas konsep dan implementasi Open Lesson sebagai salah satu strategi pengembangan profesional guru berbasis kolaborasi. Pada sesi ini, peserta diperkenalkan dengan tahapan Plan–Do–See, yaitu proses perencanaan pembelajaran secara kolaboratif (Plan), pelaksanaan pembelajaran terbuka (Do), dan refleksi bersama untuk mengevaluasi proses pembelajaran (See). Melalui pendekatan tersebut, guru didorong untuk saling belajar, mengamati praktik pembelajaran, serta memberikan umpan balik yang konstruktif guna meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan.


Kegiatan pendampingan ini diharapkan mampu membantu guru dalam merancang materi, media, dan evaluasi pembelajaran yang lebih efektif berdasarkan kebutuhan serta respons siswa. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya komunitas belajar profesional yang memungkinkan guru saling berbagi pengalaman, berdiskusi, dan melakukan refleksi terhadap praktik pembelajaran tanpa adanya budaya saling menghakimi.


Melalui sinergi antara perguruan tinggi, Korwilcambidik, pengawas sekolah, kepala sekolah, dan guru, program pendampingan implementasi Open Lesson ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya peningkatan mutu pembelajaran secara berkelanjutan di Gugus Gajah Mada, sehingga berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan dasar di Kabupaten Purworejo.


Penulis : Fatkhan Anis

×
Berita Terbaru Update