Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Image

PBSI Purworejo Jaring Atlet Potensial Lewat Kejurkab, Ratusan Pebulu Tangkis Bertanding

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48 WIB Last Updated 2026-06-29T23:48:57Z

PBSI Purworejo Jaring Atlet Potensial Lewat Kejurkab, Ratusan Pebulu Tangkis Bertandin

PURWOREJO – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Purworejo terus berkomitmen melahirkan atlet-atlet berprestasi melalui pembinaan yang berkelanjutan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulutangkis PBSI Cup I Tahun 2026 yang berlangsung di GOR Desa Gintungan, Kecamatan Gebang, pada 27–28 Juni 2026.


Kejuaraan yang diikuti lebih dari 200 atlet dari lima klub bulutangkis di Kabupaten Purworejo itu resmi ditutup pada Minggu (28/6). Penutupan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Yudhie Agung Prihatno, Kepala Dinporapar Purworejo Bangun Erlangga Ibrahim, serta sejumlah pengurus dan pegiat olahraga.


Ketua PBSI Kabupaten Purworejo, Muhamad Abdullah, mengatakan Kejurkab menjadi ajang penting untuk mengukur kemampuan para atlet sekaligus meningkatkan semangat mereka dalam berlatih dan berkompetisi.


"Hari ini merupakan penutupan Kejurkab PBSI Cup I Tahun 2026. Setiap tahun kami menggelar Kejurkab sebanyak dua kali, yakni pada pertengahan dan akhir tahun. Ini merupakan seri pertama, sedangkan seri kedua akan dilaksanakan pada akhir tahun," ujarnya.


Menurut Abdullah, Kejurkab tidak hanya bertujuan mencari juara, tetapi juga menjadi sarana menjaring atlet-atlet potensial yang akan dipersiapkan mengikuti kejuaraan di tingkat yang lebih tinggi.


"Melalui Kejurkab ini kami ingin memberikan kesempatan kepada para atlet untuk menguji kemampuan sekaligus memacu semangat mereka dalam berlatih. Para juara nantinya akan diproyeksikan mewakili Purworejo pada Kejuaraan Provinsi," jelasnya.


Pada Kejurkab kali ini dipertandingkan 16 nomor pertandingan, mulai dari kategori pra-dini hingga dewasa, baik nomor tunggal maupun ganda putra dan putri.


Abdullah menilai hasil kejuaraan menunjukkan pembinaan bulutangkis di Purworejo berkembang cukup merata. Hal itu terlihat dari perolehan gelar juara yang tersebar di berbagai klub peserta, sehingga tidak ada satu klub yang mendominasi secara mutlak.


"Juara kali ini cukup merata. Masing-masing klub berhasil melahirkan juara di beberapa nomor. Ini menunjukkan pembinaan di setiap klub berjalan dengan baik," ungkapnya.


Ia pun berpesan kepada para atlet yang berhasil meraih prestasi agar tidak cepat merasa puas. Menurutnya, masih banyak tantangan yang harus dihadapi, baik di tingkat provinsi maupun nasional.


"Saya berharap para juara tidak cepat berpuas diri. Masih banyak event yang lebih besar menanti. Teruslah berlatih dengan disiplin agar mampu meraih prestasi yang lebih tinggi," tandasnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno, mengapresiasi konsistensi PBSI Purworejo dalam menyelenggarakan Kejurkab sebagai bagian dari pembinaan atlet usia dini.


Ia berharap Kejurkab PBSI Cup I Tahun 2026 dapat menjadi wadah lahirnya bibit-bibit pebulu tangkis berbakat yang kelak mampu mengharumkan nama Kabupaten Purworejo di tingkat provinsi hingga nasional.

×
Berita Terbaru Update