Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Image

Tak Sekadar Wisuda, Santri An-Nawawi Berjan Luncurkan Empat Buku Karya Literasi

Senin, 15 Juni 2026 | 07:12 WIB Last Updated 2026-06-15T00:12:01Z

Tak Sekadar Wisuda, Santri An-Nawawi Berjan Luncurkan Empat Buku Karya Literasi

PURWOREJO
– Momen pelepasan dan wisuda santri Yayasan An-Nawawi Berjan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, tahun ini menghadirkan sesuatu yang lebih dari sekadar seremoni kelulusan. Di tengah suasana haru dan bahagia, para santri mempersembahkan karya nyata berupa empat buku hasil tulisan mereka sendiri.


Peluncuran buku tersebut menjadi salah satu agenda istimewa dalam rangkaian Khataman Akhirussanah dan Pelepasan Santri Tahun Pelajaran 2025/2026 yang berlangsung Sabtu (13/6/2026). Sebanyak 713 santri dari jenjang MTs dan MA mengikuti prosesi pelepasan yang berlangsung meriah.


Ketua Panitia, Chazbi Ngubaidillah, menjelaskan bahwa penerbitan buku karya siswa telah menjadi tradisi literasi yang terus dikembangkan di lingkungan MA An-Nawawi. Program tersebut bertujuan menumbuhkan budaya menulis sekaligus membuktikan bahwa santri mampu menghasilkan karya intelektual yang bermanfaat bagi masyarakat.


"Tahun ini ada empat buku yang diluncurkan dari masing-masing program peminatan. Semua merupakan hasil karya siswa yang disusun melalui proses pembelajaran, riset, dan pendampingan guru," ujarnya.


Empat buku yang diluncurkan mengangkat tema yang beragam sesuai bidang peminatan masing-masing. Dari kelompok MIPA lahir buku Di Balik Rumus dan Penemuannya: Kisah di Balik Tujuh Ilmuwan Sains yang mengulas perjalanan para ilmuwan dunia dan kontribusi mereka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.


Sementara siswa peminatan IPS menghadirkan buku Orde Baru dalam Ingatan Bangsa. Buku ini mengupas berbagai peristiwa penting pada era Orde Baru serta pengaruhnya terhadap dinamika sosial, politik, dan ekonomi Indonesia.


Kreativitas siswa peminatan Bahasa dituangkan dalam buku Selaksa di Manawa, sebuah antologi berisi 107 pentigraf atau cerita pendek tiga paragraf. Melalui karya tersebut, para santri menampilkan beragam ide, imajinasi, serta kemampuan literasi yang mereka miliki.


Adapun siswa Program Keagamaan (PK) menerbitkan buku Menggapai Jannah dengan Amalan-Amalan Shalat Sunnah yang membahas keutamaan berbagai ibadah shalat sunnah beserta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.


Menurut Chazbi, program penerbitan buku telah berjalan selama tiga tahun terakhir dan terus mendapat respons positif. Selain meningkatkan kemampuan menulis, program ini juga menjadi sarana bagi siswa untuk belajar berpikir kritis, melakukan riset sederhana, dan menyampaikan gagasan secara sistematis.


"Kami ingin siswa tidak hanya menjadi pembaca, tetapi juga menjadi penulis yang mampu menghasilkan karya bermanfaat. Literasi adalah bekal penting bagi generasi muda di era digital saat ini," katanya.


Selain peluncuran buku, acara pelepasan juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi dan guru terbaik. Penghargaan diberikan kepada siswa dengan capaian akademik tertinggi, peraih nilai sempurna dalam ujian, serta guru yang menunjukkan dedikasi dan kinerja terbaik selama tahun pelajaran berlangsung.


Kemegahan acara semakin terasa saat para santri mengikuti kirab dari asrama menuju lokasi kegiatan. Barisan peserta dikawal oleh pasukan Paskibra yang menampilkan atraksi pedang pora, menciptakan suasana yang khidmat sekaligus membanggakan.


Tahun ini, sebanyak 713 santri mengikuti prosesi pelepasan, terdiri dari 346 siswa MTs dan 367 siswa MA. Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian agenda akhir tahun Yayasan An-Nawawi yang sebelumnya diawali dengan khataman Al-Qur'an dan haflah akhirussanah.


Pihak sekolah berharap para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan tetap membawa nilai-nilai kepesantrenan yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di An-Nawawi.


"Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal yang bermanfaat, dan para lulusan tetap menjaga karakter santri di mana pun mereka berada serta mengabdi kepada masyarakat," pungkas Chazbi.

×
Berita Terbaru Update