Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Image

Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar Besok, Langit Pantai Ketawang Siap Dipenuhi Kreasi dari 4 Negara

Jumat, 03 Juli 2026 | 14:36 WIB Last Updated 2026-07-03T07:36:28Z

Festival Layang-Layang Nasional 2026 Digelar Besok, Langit Pantai Ketawang Siap Dipenuhi Kreasi dari 4 Negara

PURWOREJO
– Langit Pantai Ketawang, Desa Wisata Ketawangrejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, akan kembali dipenuhi aneka warna dan kreasi layang-layang. Festival Layang-Layang Nasional 2026 dijadwalkan mulai digelar besok, Sabtu-Minggu (4–5 Juli 2026), pukul 08.00–17.00 WIB.


Festival yang telah memasuki penyelenggaraan ke-10 ini menjadi salah satu agenda unggulan Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar). Puluhan tim dari dalam dan luar negeri akan berlomba menampilkan layang-layang terbaik mereka di kawasan Pantai Ketawang.


Beragam kategori akan dipertandingkan, mulai dari layang-layang tradisional, dua dimensi (2D), tiga dimensi (3D), train naga, sport kite, hingga balloon kite yang dipastikan akan menghiasi langit pesisir selatan Purworejo.


Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Sumber Daya Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Dinporapar Purworejo, Neira Anjar Pujisusilo, S.Kom., M.Eng, mengatakan festival tahun ini diikuti 31 tim, terdiri atas 27 tim domestik dan 4 tim internasional.


"Peserta domestik berasal dari DKI Jakarta, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur. Sedangkan peserta mancanegara datang dari Singapura, Malaysia, Jepang, dan Prancis," ujarnya.


Selama dua hari pelaksanaan, peserta akan menampilkan berbagai kreasi layang-layang yang tidak hanya mengandalkan kemampuan menerbangkan, tetapi juga mengedepankan unsur seni, inovasi, dan kreativitas.


Teknis perlombaan kembali dipercayakan kepada Komunitas Pelayang Indonesia (Pelangi), mulai dari persiapan, penilaian hingga penentuan juara di setiap kategori.


Pada hari kedua, festival akan semakin semarak dengan kehadiran Bupati Purworejo, Wakil Bupati Purworejo, serta jajaran Forkopimda yang dijadwalkan ikut menerbangkan layang-layang bersama para peserta. Sebelum itu, akan ditampilkan Tari Cingpoling secara massal oleh para pelajar dari wilayah Grabag bersama Bupati Purworejo.


Neira berharap festival ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat selama masa libur sekolah, tetapi juga mampu menggerakkan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.


Berdasarkan penyelenggaraan tahun 2025, Festival Layang-Layang Nasional berhasil menarik lebih dari 17.000 pengunjung dalam dua hari.


"Kami berharap jumlah pengunjung tahun ini meningkat. Kehadiran wisatawan tentu akan berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat, mulai dari pedagang, pelaku UMKM, hingga pengelola homestay di Desa Ketawangrejo," katanya.


Panitia juga telah melakukan koordinasi dengan AirNav Indonesia dan otoritas Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) mengingat lokasi festival berada di jalur penerbangan.


Pengunjung disarankan menggunakan kendaraan roda dua agar lebih mudah mengakses lokasi. Tarif masuk dan parkir diperkirakan masih sama seperti tahun lalu, yakni Rp5.000 untuk sepeda motor dan Rp10.000 untuk mobil, dengan pengelolaan oleh pemerintah desa bersama Pokdarwis setempat.


Festival Layang-Layang Nasional 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat citra Purworejo sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan kreativitas, sekaligus memperkenalkan potensi wisata Pantai Ketawang ke tingkat nasional maupun internasional.

×
Berita Terbaru Update