Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Image

Jateng Open 2026 Jadi Ajang Evaluasi, Atlet Atletik Purworejo Matangkan Persiapan Menuju Porprov

Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:13 WIB Last Updated 2026-07-25T02:38:56Z


Jateng Open 2026 Jadi Ajang Evaluasi, Atlet Atletik Purworejo Matangkan Persiapan Menuju Porprov

PURWOREJO – Pengurus Cabang Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Purworejo memanfaatkan Kejuaraan Atletik Jateng Open 2026 sebagai tolok ukur kesiapan atlet yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Kejuaraan yang berlangsung di GOR Jatidiri, Semarang, pada 23–25 Juli 2026 itu menjadi bagian dari rangkaian pemantapan performa atlet sebelum turun di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.



Sebanyak 10 atlet diberangkatkan oleh PASI Purworejo untuk mengikuti berbagai nomor perlombaan. Delapan di antaranya merupakan atlet yang telah diproyeksikan tampil pada Porprov 2026, sedangkan dua atlet lainnya merupakan atlet muda potensial yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).



Sekretaris Umum Pengcab PASI Kabupaten Purworejo yang juga bertugas sebagai pelatih dan ofisial, Sugiyanto, M.Or., mengatakan keikutsertaan dalam Jateng Open bukan semata mengejar prestasi, tetapi lebih sebagai sarana evaluasi hasil latihan yang telah dijalani para atlet selama beberapa bulan terakhir.



"Kejuaraan ini menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan kemampuan atlet setelah menjalani program latihan intensif. Selain itu, kami juga memberikan pengalaman bertanding kepada atlet pelajar yang sebelumnya berhasil lolos Popda," ujarnya.



Dalam kejuaraan tersebut, atlet Purworejo turun di sejumlah nomor, di antaranya lari 10.000 meter, 3.000 meter steeplechase, 800 meter, 1.500 meter, lompat jauh, hingga estafet.



Menurut Sugiyanto, hasil yang diraih para atlet menunjukkan perkembangan yang cukup positif meski masih terdapat beberapa catatan yang harus diperbaiki sebelum Porprov digelar.



"Secara umum ada peningkatan performa. Beberapa kekurangan tentu menjadi bahan evaluasi kami agar persiapan menuju Porprov semakin maksimal," tambahnya.



Sementara itu, Ketua Harian Pengcab PASI Kabupaten Purworejo, Margono, menilai kejuaraan ini juga menjadi kesempatan bagi atlet untuk mengenali kemampuan calon lawan. Pasalnya, peserta yang ambil bagian tidak hanya berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah, tetapi juga dari sejumlah daerah lain di Indonesia bahkan atlet dari Malaysia.



"Melalui kejuaraan ini para atlet mendapat pengalaman bertanding yang sangat berharga. Mereka bisa mengukur kemampuan sendiri sekaligus melihat kualitas pesaing yang akan dihadapi di level yang lebih tinggi," katanya.



Keseriusan pembinaan atlet turut mendapat perhatian dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Purworejo. Sejumlah pengurus KONI hadir langsung di Stadion Jatidiri untuk memantau penampilan atlet Purworejo selama pertandingan.



Pengurus KONI Kabupaten Purworejo, Aris Himawan, meminta jajaran pelatih dan pengurus PASI menyusun rekapitulasi hasil pertandingan sebagai bahan evaluasi bersama dalam menyusun program pembinaan menjelang Porprov.



"Kami berharap setelah kejuaraan selesai, seluruh data hasil pertandingan dapat disampaikan kepada KONI. Catatan tersebut penting sebagai dasar evaluasi sekaligus menentukan langkah pembinaan berikutnya," ujarnya.



Ia juga menegaskan bahwa KONI siap menindaklanjuti berbagai kendala yang dihadapi atlet maupun pelatih selama masa persiapan. Menurutnya, komunikasi yang baik antara pengurus cabang olahraga dan KONI menjadi kunci agar seluruh atlet dapat tampil optimal saat Porprov Jawa Tengah 2026 berlangsung.



Foto: Pengurus KONI Kabupaten Purworejo melakukan monitoring dan memberikan dukungan langsung kepada atlet atletik Purworejo yang berlaga pada Kejuaraan Atletik Jateng Open 2026 di GOR Jatidiri, Semarang.

×
Berita Terbaru Update