Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image Image

Jelang HUT RI ke-81, Penjual Umbul-Umbul di Kemiri Keluhkan Sepinya Pembeli, Tergerus Penjualan Online

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:50 WIB Last Updated 2026-07-31T06:50:08Z

Jelang HUT RI ke-81, Penjual Umbul-Umbul di Kemiri Keluhkan Sepinya Pembeli, Tergerus Penjualan Online
PURWOREJO – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, lapak penjual bendera Merah Putih dan umbul-umbul mulai bermunculan di sejumlah titik di Kabupaten Purworejo. Namun, harapan meraih keuntungan pada musim perayaan kemerdekaan tahun ini belum sepenuhnya terwujud.


Salah satunya dirasakan Ade (27), pedagang musiman asal Sumedang, Jawa Barat, yang membuka lapak di pojok barat Alun-alun Kemiri. Sejak pertengahan Juli 2026, ia telah menjajakan berbagai atribut kemerdekaan, seperti bendera Merah Putih, umbul-umbul, hingga berbagai perlengkapan hias untuk memeriahkan HUT RI.


Meski sudah berjualan selama beberapa pekan, Ade mengaku jumlah pembeli yang datang langsung ke lapaknya masih jauh dari harapan. Menurutnya, perubahan pola belanja masyarakat menjadi salah satu penyebab utama menurunnya penjualan secara langsung.


"Kalau dibanding tahun-tahun sebelumnya, pembeli sekarang berkurang. Banyak yang memilih beli secara online," ujar Ade saat ditemui, Jumat (31/7/2026).


Ia menjelaskan, harga atribut kemerdekaan di platform daring jauh lebih murah sehingga membuat pedagang offline sulit bersaing. Di toko online, satu buah umbul-umbul bisa dijual mulai sekitar Rp8.000, sedangkan di lapaknya dijual sekitar Rp20.000. Selisih harga tersebut dipengaruhi oleh biaya distribusi, transportasi, dan operasional yang harus ditanggung pedagang musiman.


Ade berharap harga antara penjualan online dan offline tidak terpaut terlalu jauh agar pedagang yang berjualan langsung tetap memiliki kesempatan bersaing.


"Harapannya harga di online dan offline tidak terlalu jauh berbeda. Kalau selisihnya terlalu jauh, masyarakat tentu lebih memilih beli secara online," katanya.


Meski demikian, Ade tetap optimistis masih ada peluang peningkatan penjualan dalam beberapa hari ke depan. Menurutnya, masa berjualan atribut kemerdekaan tidak berlangsung lama.


"Biasanya saya berjualan sampai tanggal 5 sampai 11 Agustus saja. Setelah itu pembeli mulai berkurang karena sebagian besar kebutuhan masyarakat sudah terpenuhi," ungkapnya.


Ia berharap menjelang puncak peringatan HUT RI ke-81, masyarakat semakin antusias memasang bendera Merah Putih dan umbul-umbul sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan sekaligus memeriahkan Hari Kemerdekaan. Dengan meningkatnya semangat tersebut, para pedagang musiman seperti dirinya juga berharap seluruh stok dagangan dapat habis terjual sebelum menutup lapaknya.

Pituruh News
Akurat, Bermartabat dan Bermanfaat
Kunjungi Google News
Berita Terbaru
Memuat berita terbaru...

Ikuti Pituruh News

Temukan informasi terbaru Pituruh News di media sosial

Instagram
@pituruhnews
19K+ Followers
Ikuti Instagram
Data terpantau terbaru
f
Facebook
Pituruh News
25,4K+ Likes
Kunjungi Facebook
Data likes halaman
TikTok
@pituruhnews
Follow Media Sosial
Ikuti TikTok
Cek jumlah follower di TikTok
YouTube
Pituruh News
Subscribe Channel YouTube
Subscribe YouTube
Cek jumlah subscriber terbaru

PITURUH NEWS

AKURAT, BERMARTABAT dan BERMANFAAT
Portal berita lokal yang menyajikan informasi terbaru, aktual dan terpercaya seputar Pituruh, Purworejo dan sekitarnya.
EST. 8 MARET 2017
Pituruh News
Aplikasi Pituruh News
Download aplikasi resmi Pituruh News untuk mendapatkan berita terbaru Purworejo dan sekitarnya dengan lebih mudah langsung dari perangkat Android Anda.
📲 DOWNLOAD APLIKASI
Aplikasi Android • Pituruh News
Ikuti Pituruh News
Pituruh News • Portal Berita Lokal Purworejo
Akurat, Bermartabat dan Bermanfaat
×
Berita Terbaru Update