![]() |
| MAKESTA SMK Ma'arif NU 02 Kemiri 2026 Cetak Kader Muda Berkarakter, Disiplin, dan Berjiwa Organisasi |
PURWOREJO – SMK Ma'arif NU 02 Kemiri menggelar kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) sebagai bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026. Kegiatan MPLS berlangsung selama enam hari, mulai 13 hingga 18 Juli 2026, sedangkan pelaksanaan MAKESTA dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 17–18 Juli 2026.
MAKESTA menjadi salah satu program pembinaan karakter yang bertujuan membentuk peserta didik baru menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, berakhlak mulia, serta memiliki semangat berorganisasi. Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya dikenalkan pada lingkungan sekolah, tetapi juga dibekali dengan berbagai materi yang diharapkan mampu menjadi bekal dalam menjalani pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat.
Selama pelaksanaan kegiatan, peserta mendapatkan pendampingan langsung dari PAC IPNU IPPNU Kecamatan Kemiri bersama Instruktur dan Pelatih (INPEL) PC IPNU IPPNU Kabupaten Purworejo. Kehadiran para kader tersebut memberikan suasana pembelajaran yang interaktif sekaligus memperkenalkan organisasi pelajar Nahdlatul Ulama kepada peserta didik baru.
Berbagai materi pokok kaderisasi disampaikan kepada peserta. Materi pertama adalah ANDIR (Analisis Diri) yang mengajak siswa mengenali kelebihan dan kekurangan diri, memahami potensi, bakat, serta minat yang dimiliki. Selain itu, peserta juga diajak menentukan tujuan hidup, membangun rasa percaya diri, serta menumbuhkan semangat belajar, berjuang, dan bertakwa sehingga mampu mengembangkan potensi yang dimiliki untuk memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
Selanjutnya, peserta menerima materi Ke-IPNU-IPPNU-an yang membahas sejarah berdirinya IPNU dan IPPNU, tujuan serta visi dan misi organisasi, lambang dan jati diri organisasi, struktur kepengurusan, hingga hak, kewajiban, serta peran anggota dalam proses kaderisasi.
Materi Leadership dan Keorganisasian juga menjadi bagian penting dalam MAKESTA. Dalam sesi ini peserta dibekali pemahaman mengenai dasar-dasar kepemimpinan, karakter seorang pemimpin, pentingnya kerja sama tim, komunikasi yang baik, pengambilan keputusan, hingga tanggung jawab dan etika dalam berorganisasi. Materi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kepemimpinan sejak dini.
Sementara itu, pada materi Aswaja An-Nahdliyah, peserta dikenalkan dengan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah sebagai landasan berpikir warga Nahdlatul Ulama. Pembahasan meliputi aqidah, fikih, tasawuf, serta nilai-nilai tawassuth, tawazun, tasamuh, dan i'tidal. Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai berbagai tradisi amaliah Nahdlatul Ulama beserta dasar-dasar pelaksanaannya.
Materi terakhir adalah Keindonesiaan yang bertujuan menanamkan semangat kebangsaan kepada peserta. Dalam sesi ini dibahas sejarah perjuangan bangsa Indonesia, Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bhinneka Tunggal Ika, serta peran ulama Nahdlatul Ulama dalam perjuangan kemerdekaan. Melalui materi tersebut, peserta diharapkan memiliki rasa cinta tanah air dan mampu menjaga persatuan dalam keberagaman.
Puncak kegiatan MAKESTA ditandai dengan prosesi pembaiatan anggota baru yang dipimpin langsung oleh Ketua PC IPPNU Kabupaten Purworejo, Rekanita Debi Saktiyani. Prosesi tersebut berlangsung khidmat dan menjadi simbol resmi bergabungnya para peserta sebagai anggota IPNU dan IPPNU.
Sepanjang kegiatan, suasana berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Para siswa dan siswi aktif mengikuti setiap sesi materi, berdiskusi, bertanya, hingga terlibat dalam berbagai kegiatan kelompok yang telah disiapkan oleh panitia. Metode penyampaian materi yang komunikatif dan interaktif membuat peserta tetap bersemangat hingga akhir kegiatan.
Melalui pelaksanaan MAKESTA 2026, SMK Ma'arif NU 02 Kemiri berharap mampu melahirkan generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, berpegang teguh pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah An-Nahdliyah, memiliki jiwa kepemimpinan, mampu berorganisasi dengan baik, serta mempunyai semangat kebangsaan yang tinggi sebagai bekal untuk mengabdi kepada agama, bangsa, dan masyarakat.
