Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image Image

Banditoz Yaow86 Guncang Deklaz Food Court Kutoarjo, Musik Lokal dan UMKM Makin Bergairah

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:58 WIB Last Updated 2026-08-15T17:58:33Z

Banditoz Yaow86 Guncang Deklaz Food Court Kutoarjo, Musik Lokal dan UMKM Makin Bergairah
PURWOREJO — Suasana Deklaz Food Court Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, semakin semarak saat musisi hip-hop asal Yogyakarta, Anindito Adhi Rahman alias Banditoz Yaow86, tampil dalam rangkaian perayaan anniversary pertama Deklaz, Sabtu (15/8/2026).


Ratusan penonton dari berbagai usia memadati area live music. Kehadiran Banditoz Yaow86 menjadi salah satu daya tarik utama, sekaligus menghadirkan warna berbeda bagi ruang kuliner yang selama ini menjadi tempat berkumpul masyarakat Kutoarjo dan sekitarnya.


Banditoz Yaow86 mengaku menikmati suasana Deklaz yang dinilainya nyaman dan cocok untuk keluarga. Menurutnya, konsep tempat yang memadukan kuliner, ruang berkumpul, dan musik menjadi daya tarik tersendiri.


“Tempatnya nyaman, enak, terutama ramah untuk anak-anak dan keluarga. Tempatnya luas, parkirnya juga tidak krodit,” kata Banditoz Yaow86.


Musisi yang telah menekuni dunia hip-hop sejak 2004 itu menilai panggung-panggung musik di daerah memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem musisi agar terus hidup. Ia berharap semakin banyak ruang kreatif yang memberikan kesempatan kepada musisi untuk tampil dan memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat.


Banditoz juga berharap suatu saat dapat kembali tampil di Purworejo, termasuk mendapat kesempatan mengisi konser berskala besar di Alun-Alun Purworejo.


“Sangat berharap diundang untuk konser besar di Alun-Alun. Kemarin di Purwokerto sudah, di Purworejo juga belum. Siapa tahu dari Kutoarjo rezekinya semakin melebar dan berkah,” ujarnya.


Dalam penampilannya, Banditoz Yaow86 membawakan sejumlah karya dengan karakter hip-hop, termasuk sentuhan hip-hop Jawa dan hip-hop Indonesia. Ia juga mengajak para pelaku musik untuk membangun kebersamaan tanpa sekat kelompok.


“Harapannya semua musisi bisa bersatu, bersaudara, tidak ada kelompok-kelompokan. Kalau kita bersahabat, berteman, insyaallah relasi, koneksi, dan rezeki semakin luas dan lebar,” tuturnya.


Sementara itu, Bobby Kurniawan selaku pengelola Deklaz mengatakan anniversary pertama tersebut tidak hanya menjadi momentum perayaan perjalanan usaha selama satu tahun, tetapi juga bentuk apresiasi kepada para pelanggan yang telah ikut membangun suasana Deklaz.


“Tujuan paling utama adalah menyambut ulang tahun yang pertama. Kami ingin sekalian menyenangkan hati para pelanggan setia yang selama ini telah membuat ramai dan membantu UMKM di Deklaz,” jelas Bobby.


Sejak awal, Deklaz dirancang bukan sekadar sebagai tempat makan. Konsep tersebut dikembangkan menjadi ruang interaksi masyarakat dengan menghadirkan berbagai pilihan tenant kuliner yang dipadukan dengan hiburan musik.


Menurut Bobby, konsep tersebut turut memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat. Keberadaan live music juga dinilai mampu meningkatkan daya tarik kunjungan.


“Selama satu tahun ini grafiknya semakin membaik dengan adanya live music. Tenant-tenant makanan di sini sangat variatif dan masyarakat Kutoarjo serta Purworejo juga suka dengan menu yang ada di sini,” ungkapnya.


Ia berharap Deklaz dapat terus berkembang sekaligus menjadi salah satu ruang kreatif dan pusat kuliner yang mendukung pertumbuhan UMKM serta musisi lokal di wilayah Kutoarjo dan Purworejo.


Bobby menilai masyarakat membutuhkan tempat yang tidak hanya menawarkan makanan dan minuman, tetapi juga menghadirkan suasana nyaman untuk bersantai, bertemu teman, dan menikmati hiburan.


“Kita berusaha memfasilitasi masyarakat dengan tempat makan dan hiburan. Harapannya, Deklaz bisa menjadi yang nomor satu di Kutoarjo dan Purworejo,” pungkasnya.


Perayaan anniversary pertama Deklaz pun menjadi gambaran bahwa kolaborasi antara kuliner, UMKM, dan musik dapat menciptakan ruang publik yang hidup sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha dan pekerja kreatif untuk berkembang.


×
Berita Terbaru Update