PURWOREJO – Organisasi Penyandang Disabilitas (DPO) DADI Mandiri Kecamatan Purwodadi resmi meluncurkan DIFA MART, sebuah pasar yang menjual barang-barang layak pakai dan produk hasil karya penyandang disabilitas. Peluncuran yang digelar di Susteran PMY Purwodadi, Senin (3/8/2026), menjadi langkah awal untuk memperkuat kemandirian ekonomi penyandang disabilitas sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 DPO DADI Mandiri.
DIFA MART Resmi Diluncurkan, Wadah Pemberdayaan Ekonomi Penyandang Disabilitas di Purwodadi
Ketua DPO DADI Mandiri Kecamatan Purwodadi, Daliyo, mengatakan bahwa DIFA MART lahir dari inisiatif para relawan dan anggota DPO DADI Mandiri. Awalnya, mereka mencari solusi untuk menggalang dana guna mendukung berbagai kegiatan organisasi, termasuk peringatan HUT ke-9 DPO DADI Mandiri yang akan digelar pada 5 September 2026.
"Karena minimnya dana untuk kegiatan ulang tahun organisasi, kami bersama para relawan berinisiatif membentuk DIFA MART. Selain menjadi tempat penggalangan dana, kami ingin menyediakan wadah bagi teman-teman disabilitas untuk memasarkan hasil karyanya," ujar Daliyo.
Ia menjelaskan, DPO DADI Mandiri berdiri sejak tahun 2017. Selama sembilan tahun terakhir, organisasi tersebut terus berupaya memperjuangkan kesetaraan serta meningkatkan kemandirian penyandang disabilitas melalui berbagai program pemberdayaan.
Dalam DIFA MART, berbagai barang layak pakai serta produk hasil karya penyandang disabilitas dipasarkan kepada masyarakat. Daliyo berharap keberadaan DIFA MART mampu membuka peluang usaha baru sekaligus memotivasi penyandang disabilitas yang belum memiliki produk agar mulai berkarya.
"Harapan kami, teman-teman yang selama ini belum memiliki produk bisa mulai membuat karya untuk dipasarkan di DIFA MART. Nantinya produk-produk ini juga bisa dibawa ketika ada pameran maupun bazar di berbagai tempat," katanya.
Menurut Daliyo, selama ini produk hasil karya penyandang disabilitas masih menghadapi tantangan dalam pemasaran karena dinilai belum mampu bersaing dengan produk lainnya. Oleh karena itu, kehadiran DIFA MART diharapkan menjadi solusi untuk memperluas akses pasar.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Susteran PMY Purwodadi yang dipimpin Suster Agnes karena telah menyediakan tempat sebagai pusat penjualan produk-produk penyandang disabilitas.
"Alhamdulillah Susteran PMY Purwodadi memfasilitasi tempat bagi kami untuk berjualan. Bahkan saat launching masih banyak masyarakat yang datang memilih dan membeli produk yang kami jual," ungkapnya.
Selain kegiatan jual beli, peluncuran DIFA MART juga diramaikan dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dipandu relawan DPO DADI Mandiri, Agus Wibowo. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan penyandang disabilitas dan masyarakat sekitar.
Daliyo menambahkan, produk-produk hasil karya penyandang disabilitas selama ini juga rutin dipasarkan setiap Minggu pagi di Gereja Purwosari. Pengurus gereja memberikan fasilitas stan agar para penyandang disabilitas dapat menjual produknya kepada jemaat dan masyarakat.
Sementara itu, Camat Purwodadi Venny Yudha Apriyani mengapresiasi inisiatif DPO DADI Mandiri yang menghadirkan DIFA MART sebagai wadah pemberdayaan ekonomi penyandang disabilitas. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua warga.
"Kami sangat mengapresiasi lahirnya DIFA MART ini. Semoga menjadi ruang bagi teman-teman penyandang disabilitas untuk terus berkarya, meningkatkan kemandirian ekonomi, sekaligus menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam membangun pemberdayaan yang inklusif," ujarnya.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, komunitas, relawan, dunia usaha, dan masyarakat terus terjalin sehingga DIFA MART dapat berkembang menjadi pusat pemasaran produk penyandang disabilitas yang berkelanjutan.
Sebagai puncak peringatan HUT ke-9 DPO DADI Mandiri, organisasi tersebut akan menggelar kegiatan kebersamaan di Pantai Dewaruci, Kecamatan Purwodadi, pada 5 September 2026. Seluruh anggota akan berkumpul di Kantor Kecamatan Purwodadi sekitar pukul 08.00 WIB sebelum berangkat bersama menggunakan kendaraan odong-odong menuju lokasi acara.