Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image

Harmoni Gamelan Anak Negeri Warnai Merti Dusun Gogoluas, Wujud Nyata Pelestarian Budaya Sejak Dini

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:40 WIB Last Updated 2026-08-03T04:40:33Z

Harmoni Gamelan Anak Negeri Warnai Merti Dusun Gogoluas, Wujud Nyata Pelestarian Budaya Sejak Dini

KALIGESING – Suara gamelan yang dimainkan dengan penuh semangat oleh siswa-siswi SD Negeri 2 Tlogorejoguwo sukses mencuri perhatian masyarakat pada perhelatan Merti Dusun Gogoluas di Desa Tlogoguwo, Kecamatan Kaligesing, Sabtu (1/8/2026) malam. Penampilan karawitan anak-anak tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi warga, tetapi juga menuai apresiasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Purworejo sebagai bentuk nyata pelestarian budaya Jawa sejak usia sekolah.


Di hadapan ratusan warga yang memadati lokasi acara, para siswa membawakan sejumlah gending Jawa, di antaranya Gangsaran Slendro Manyuro, Lancaran Bindri, Lancaran Sluku-Sluku Batok, Lancaran Kidang Talun, dan Lancaran Jamuran. Permainan yang kompak dan penuh percaya diri mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang menikmati jalannya tradisi tahunan tersebut.


Kepala SD Negeri 2 Tlogorejoguwo, Sari Rahmawati, S.Pd.SD., mengatakan bahwa keterlibatan peserta didik dalam Merti Dusun merupakan bagian dari proses pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata kepada anak-anak untuk tampil di tengah masyarakat.


Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini siswa tidak hanya belajar memainkan gamelan, tetapi juga memahami pentingnya menjaga warisan budaya sekaligus melatih rasa percaya diri dan tanggung jawab.


"Pengalaman tampil di tengah masyarakat menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi anak-anak. Mereka belajar menghargai budaya sekaligus berani menunjukkan kemampuan yang dimiliki," ujarnya saat ditemui, Senin (3/8/2026).


Ia menjelaskan, karawitan menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler unggulan di sekolah yang dilaksanakan secara rutin setiap pekan. Di bawah bimbingan Yosi Widya Bagaskara dan Endri Wiyatno, kemampuan para siswa terus berkembang hingga mampu mengisi berbagai kegiatan masyarakat.


Apresiasi juga datang dari Kepala Dusun Gogoluas, Joko Setyono. Ia menilai kehadiran tim karawitan SDN 2 Tlogorejoguwo memberikan warna tersendiri dalam rangkaian Merti Dusun sekaligus menjadi bukti bahwa generasi muda masih memiliki kepedulian terhadap seni tradisional.


"Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga anak-anak semakin mencintai budaya daerah dan mampu membawa nama baik sekolah maupun Desa Tlogoguwo," katanya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno, S.STP., M.M., menyampaikan apresiasinya atas komitmen sekolah dalam membina peserta didik melalui kegiatan seni budaya. Menurutnya, keterlibatan siswa dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian penting dari pendidikan karakter.


Ia menegaskan bahwa seni karawitan tidak hanya mengajarkan keterampilan memainkan alat musik tradisional, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, disiplin, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap budaya lokal.


"Kolaborasi antara sekolah dan masyarakat seperti ini patut terus diperkuat. Budaya akan tetap hidup apabila dikenalkan dan dipraktikkan langsung oleh generasi muda," ungkapnya.


Penampilan karawitan SD Negeri 2 Tlogorejoguwo pada Merti Dusun Gogoluas menjadi gambaran bahwa sekolah memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian budaya daerah. Melalui panggung-panggung budaya di tengah masyarakat, tradisi Jawa tidak hanya dipertahankan, tetapi juga diwariskan kepada generasi penerus dengan cara yang menyenangkan dan bermakna.


Ket. Foto: Tim Karawitan SD Negeri 2 Tlogorejoguwo membawakan sejumlah gending Jawa saat memeriahkan Merti Dusun Gogoluas di Desa Tlogoguwo, Kecamatan Kaligesing, Sabtu (1/8/2026) malam.

×
Berita Terbaru Update