
Harnas UMKM ke-XI Kutoarjo Local Pride Festival 2026 Resmi Dibuka, Dorong UMKM Lokal Naik Kelas
KUTOARJO — Hari Nasional Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Harnas UMKM) ke-XI Kabupaten Purworejo melalui Kutoarjo Local Pride Festival 2026 resmi dibuka di Alun-Alun Kutoarjo, Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung pada 20–22 Agustus 2026 tersebut menjadi momentum untuk memperkuat promosi, pemasaran, dan daya saing produk UMKM lokal.
Pembukaan kegiatan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan perangkat daerah, anggota DPRD Kabupaten Purworejo, Forum UMKM Kabupaten Purworejo, pelaku UMKM dari 16 kecamatan, panitia, mitra kerja, sponsor, serta masyarakat.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perdagangan (DinkUKMP) Kabupaten Purworejo, Wiyoto Harjono, dalam sambutannya mengatakan Harnas UMKM ke-XI merupakan kegiatan strategis yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun dengan lokasi yang digilir di berbagai kecamatan.
Menurutnya, konsep tersebut diharapkan mampu memberikan stimulus ekonomi sekaligus pemerataan promosi potensi lokal di seluruh wilayah Kabupaten Purworejo.
“Tahun ini kebetulan berlokasi di Kecamatan Kutoarjo. Melalui pendekatan sirkular ini, diharapkan stimulus ekonomi dan pemerataan promosi potensi lokal dapat dirasakan secara adil oleh seluruh wilayah di Kabupaten Purworejo,” ujar Wiyoto.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi antara Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perdagangan Kabupaten Purworejo bersama Forum UMKM Kabupaten Purworejo sebagai representasi pelaku usaha di tingkat akar rumput.
Mengusung tema “Kutoarjo Local Pride Festival”, kegiatan tersebut dirancang untuk mengangkat potensi produk lokal agar semakin dikenal, menjadi kebanggaan masyarakat, sekaligus mampu menembus pasar yang lebih luas.
Beragam kegiatan disiapkan selama festival, mulai dari gelar produk unggulan, Innovative Startup Talkshow & Creative Discussion, klinik dan konsultasi UMKM, Local Pride Competition & Creative Arena, Harmoni Local Pride Walk dan pesta kuliner rakyat, hingga panggung kesenian dan hiburan rakyat. Puncak kegiatan akan ditandai dengan Grebeg Gunungan dari 16 kecamatan.
Dalam penyelenggaraannya, terdapat 20 stan UMKM unggulan yang menampilkan produk olahan pangan, kriya, fesyen, hingga inovasi teknologi lokal. Selain itu, terdapat 60 stan UMKM Purworejo yang terdiri atas 22 stan multiproduk dan 38 stan makanan dan minuman, serta 15 stan tenda sponsor.
Wiyoto menambahkan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk membuka peluang transaksi dan kemitraan melalui business matching, termasuk memperluas akses UMKM dengan ritel modern maupun pemodal.
Selain promosi dan transaksi, masyarakat serta pelaku usaha juga mendapatkan edukasi dan layanan publik secara langsung di lokasi kegiatan, antara lain fasilitasi perizinan usaha, legalitas Nomor Induk Berusaha (NIB), hingga sertifikasi halal.
“Pelaksanaan Expo Harnas UMKM ke-11 membawa misi strategis, yaitu mempercepat digitalisasi, memperluas akses pasar ekosistem lokal, serta mendorong kemandirian ekonomi pelaku usaha agar mampu bersaing secara global,” jelasnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Hadi Pranoto, yang mewakili Bupati Purworejo, dalam sambutan Bupati Purworejo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Harnas UMKM ke-XI Kutoarjo Local Pride Festival 2026.
Menurutnya, UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Selain membuka lapangan pekerjaan, UMKM juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas serta potensi ekonomi lokal.
“Kegiatan Harnas UMKM ke-11 ini sangat penting melalui bazar dan berbagai kegiatan yang diselenggarakan, baik itu produk-produk unggulan daerah sehingga dapat semakin dikenal dan memiliki pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi rangkaian kegiatan yang dihadirkan, mulai dari bazar produk UMKM, Grebeg Gunungan yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (22/8/2026), berbagai lomba dan pelatihan, hingga pertunjukan seni tradisional Ndolalak yang ditampilkan oleh siswa SD Negeri 1 Kutoarjo.
Hadi menegaskan bahwa UMKM tidak hanya berkaitan dengan produk dan perdagangan, tetapi juga menyangkut kreativitas, budaya, serta potensi masyarakat yang harus terus dikembangkan.
Pemerintah Kabupaten Purworejo juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung pelaku UMKM dengan membeli dan menggunakan produk buatan masyarakat lokal.
“Kepada para pelaku UMKM, teruslah berinovasi dan meningkatkan kualitas produk. Manfaatkan berbagai peluang untuk memperluas pasar dan mengembangkan usaha,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Purworejo, lanjutnya, akan terus berupaya memberikan dukungan dan membuka ruang bagi UMKM agar semakin maju, mandiri, dan memiliki daya saing.
Harnas UMKM ke-XI Kutoarjo Local Pride Festival 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pameran produk, tetapi juga menjadi ruang bertemunya pelaku usaha, masyarakat, mitra usaha, serta berbagai pihak untuk membangun ekosistem UMKM yang semakin kuat.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Hadi Pranoto secara resmi membuka Harnas UMKM ke-XI Kutoarjo Local Pride Festival 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Kutoarjo pada 20–22 Agustus 2026.