Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image Image

Kedung Pucang Cup Jadi Ajang Pembinaan Pevoli Muda Purworejo

Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:20 WIB Last Updated 2026-08-23T00:21:04Z

Kedung Pucang Cup Jadi Ajang Pembinaan Pevoli Muda Purworejo

PURWOREJO – Turnamen bola voli Kedung Pucang Cup 2026 tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kompetisi yang digelar di Desa Kedung Pucang, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, itu juga menjadi ruang bagi para pemain muda untuk mengasah kemampuan sekaligus menunjukkan potensi mereka di lapangan.


Sebanyak 40 tim ambil bagian dalam turnamen semi-open tersebut. Peserta terdiri atas 32 tim putra dan delapan tim putri. Pertandingan berlangsung mulai 22 Agustus hingga 12 September 2026.


Ketua Panitia Kedung Pucang Cup 2026, Normansyah, mengatakan turnamen tersebut merupakan penyelenggaraan perdana. Selain memeriahkan bulan kemerdekaan, kegiatan itu diharapkan dapat menjadi agenda olahraga yang terus berkembang dan digelar secara berkelanjutan.


"Untuk tim ada 40-an, 32 tim putra dan juga delapan tim putri," kata Normansyah saat ditemui di sela pembukaan Turnamen Bola Voli Kedung Pucang Cup 2026, Sabtu (22/8/2026) malam.


Menurutnya, panitia menyiapkan hadiah dengan total Rp20 juta. Hadiah tersebut terbagi untuk kategori putra sebesar Rp15 juta dan kategori putri sebesar Rp5 juta.


Normansyah berharap kompetisi tersebut tidak berhenti sebatas pertandingan dan perebutan juara. Para pemain diharapkan memperoleh pengalaman bertanding yang dapat menjadi bekal untuk mengikuti kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.


"Ke depannya bertambah pengalaman kita juga dan bisa menambah menyaring atlet-atlet di sekitar wilayah Kabupaten Purworejo," ujarnya.


Hal senada disampaikan Ketua PBVSI Kabupaten Purworejo yang juga anggota DPRD Kabupaten Purworejo, Timbul Susilo. Ia menilai turnamen di tingkat desa memiliki posisi penting dalam proses pembinaan atlet karena memberikan kesempatan kepada pemain untuk mendapatkan pengalaman bertanding secara langsung.


Menurut Timbul, dari kompetisi seperti inilah pemain-pemain potensial dapat mulai terlihat. Pemain yang memiliki kemampuan dan potensi fisik dapat diarahkan untuk mengikuti pembinaan serta seleksi pada jenjang yang lebih tinggi.


"Manakala ada anak-anak yang berpotensi, mempunyai postur yang tinggi, nanti bisa saya rekomendasikan untuk mengikuti seleksi," katanya.


Pemain yang dinilai memiliki potensi, lanjut Timbul, dapat diarahkan mengikuti berbagai kegiatan dan seleksi olahraga, mulai dari tingkat Kedu, Jawa Tengah hingga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).


Ia juga mengingatkan para pemain agar tidak menjadikan hasil pertandingan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan. Kemenangan harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kemampuan, sedangkan kekalahan perlu dijadikan bahan evaluasi untuk berlatih lebih baik.


"Pemain yang menang harus terus belajar untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasinya, sementara pemain yang kalah harus menjadikannya sebagai motivasi untuk berlatih lebih keras," ujarnya.


Selain pembinaan atlet, Timbul turut menyoroti pentingnya keberadaan fasilitas olahraga di desa. Lapangan yang digunakan untuk pelaksanaan Kedung Pucang Cup tersebut dibangun melalui dukungan pokok-pokok pikiran (pokir) dengan anggaran sekitar Rp200 juta.


Ke depan, fasilitas tersebut direncanakan masih akan dilengkapi sejumlah sarana pendukung, termasuk kamar mandi.


"Ke depan, fasilitas di sini akan dilengkapi dengan kamar mandi dan sarana pendukung lainnya," ungkapnya.


Timbul juga menyampaikan apresiasi kepada Imam Teguh Purnomo yang turut memberikan dukungan anggaran sehingga turnamen dapat terlaksana.


Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, Imam Teguh Purnomo, melihat turnamen seperti Kedung Pucang Cup sebagai salah satu pintu masuk untuk menemukan bibit-bibit atlet bola voli sejak usia muda.


Menurutnya, keikutsertaan pemain remaja dalam kompetisi menjadi hal positif dalam proses pembentukan mental bertanding. Bahkan, sejumlah peserta disebut masih berstatus pelajar SMP dan SMA kelas awal.


"Sudah mulai dari bibit, dari remaja, bahkan masih anak-anak di bawah 17 tahun mereka sudah berani bersaing. Berarti ini mentalnya sudah terbentuk," kata Imam.


Ia menilai mental bertanding yang telah terbentuk perlu diikuti dengan pembinaan secara berkelanjutan. Setelah pemain terbiasa menghadapi pertandingan, kemampuan teknik, strategi permainan dan keterampilan individu dapat terus ditingkatkan.


Imam juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga sportivitas selama turnamen berlangsung. Menurutnya, setiap pertandingan harus memberikan pengalaman bagi pemain, baik bagi mereka yang meraih kemenangan maupun yang harus menerima kekalahan.


"Kalau ada permainan seperti ini harus kita tunjukkan sportivitas. Yang kalah bisa mengambil pelajaran, yang menang bisa semakin lebih baik lagi," pesannya.


Di sisi lain, penyelenggaraan Kedung Pucang Cup juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. Kehadiran pemain, official, dan penonton selama pertandingan membuat sejumlah warung serta pedagang di sekitar lokasi ikut mendapatkan manfaat.


Aktivitas olahraga di tingkat desa pun dinilai dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Selain menjadi sarana rekreasi masyarakat dan wadah pembinaan atlet, turnamen juga dapat menggerakkan kegiatan ekonomi warga.


Dengan dukungan panitia, pemerintah, tokoh masyarakat, dan organisasi olahraga, Kedung Pucang Cup diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi perdana. Turnamen tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi agenda olahraga tahunan sekaligus menjadi salah satu wadah untuk menemukan dan membina pevoli muda dari berbagai wilayah di Kabupaten Purworejo.


Dari lapangan desa, para pemain muda diharapkan memiliki kesempatan untuk terus berkembang hingga mampu membawa nama Purworejo ke tingkat yang lebih tinggi, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Pituruh News
Akurat, Bermartabat dan Bermanfaat
Kunjungi Google News
Berita Terbaru
Memuat berita terbaru...
×
Berita Terbaru Update