Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image Image

KPU Purworejo Tingkatkan Literasi Digital melalui Program “Naubar” dan Rekam Siniar

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:57 WIB Last Updated 2026-08-18T13:57:51Z

KPU Purworejo Tingkatkan Literasi Digital melalui Program “Naubar” dan Rekam Siniar
PURWOREJO — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purworejo menggelar program “Naubar (Sinau Bareng) KPU Purworejo” yang dirangkaikan dengan kegiatan Rekam Siniar (Podcast), Selasa (18/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor KPU Kabupaten Purworejo tersebut mengangkat tema “Publikasi dan Konten Media Sosial di Era Digital.”


Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu diikuti oleh seluruh jajaran pegawai KPU Kabupaten Purworejo. Hadir sebagai narasumber, Achmad Luthfi Khakim, pegiat media sosial, yang memberikan materi mengenai publikasi, pengelolaan media sosial, serta pengembangan konten kreatif di era digital.


Ketua KPU Kabupaten Purworejo, Jarot Sarwosambodo, S.E., menyampaikan bahwa kemampuan mengelola publikasi dan media sosial menjadi bagian penting bagi lembaga dalam membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat. Menurutnya, perkembangan media digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi sehingga KPU perlu menyesuaikan pola komunikasi agar informasi kepemiluan dapat disampaikan secara menarik, sederhana, dan mudah dipahami.


“Materi yang disampaikan hari ini sangat relevan dengan kebutuhan KPU dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Saat ini masyarakat tidak hanya membutuhkan informasi yang benar, tetapi juga membutuhkan informasi yang dikemas secara menarik, singkat, dan mudah dipahami melalui berbagai platform digital,” ujar Jarot.


Jarot menegaskan, dalam membuat dan mengelola konten media sosial, jajaran KPU tetap harus berpedoman pada kaidah, ketentuan, dan tata kelola komunikasi kelembagaan yang berlaku di lingkungan KPU. Kreativitas dalam membuat konten perlu berjalan beriringan dengan akurasi, etika, serta tanggung jawab sebagai lembaga penyelenggara pemilu.


“Dalam membuat konten media sosial, tentu tidak lepas dari kaidah dan ketentuan yang ada di instansi KPU. Kreativitas penting, tetapi substansi, akurasi, etika, dan kebenaran informasi harus tetap menjadi prioritas. Kami berharap jajaran KPU Purworejo mampu mengemas informasi kepemiluan secara lebih menarik sehingga dapat menjadi sarana sosialisasi dan edukasi kepada teman-teman pemilih,” kata Jarot.

KPU Purworejo Tingkatkan Literasi Digital melalui Program “Naubar” dan Rekam Siniar

Ia berharap peningkatan kapasitas tersebut tidak hanya berdampak pada kualitas konten media sosial KPU, tetapi juga mampu memperluas jangkauan sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada masyarakat.


Sementara itu, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih, Parmas, dan SDM) KPU Kabupaten Purworejo, Abdul Azis, mengatakan kegiatan Naubar menjadi ruang bagi jajaran KPU untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola media sosial.


“Melalui kegiatan ini, teman-teman di KPU mendapatkan pengetahuan dan pengalaman mengenai bagaimana mengelola media sosial, mulai dari menentukan materi, mengemas informasi, hingga membuat konten yang sesuai dengan karakteristik media digital,” ujar Abdul Azis.


Menurutnya, kemampuan tersebut penting untuk mendukung tugas KPU dalam menyampaikan informasi kepemiluan dan pendidikan pemilih kepada masyarakat melalui berbagai kanal komunikasi.


Usai kegiatan Naubar, acara dilanjutkan dengan Rekam Siniar KPU Purworejo bersama narasumber Achmad Luthfi Khakim. Podcast tersebut menjadi bagian dari pengembangan konten digital KPU Kabupaten Purworejo dan dapat disaksikan melalui kanal YouTube KPU Kabupaten Purworejo serta platform podcast.


Dalam sesi podcast, Achmad Luthfi Khakim kembali membagikan pengalaman dan pengetahuannya mengenai cara mengelola media sosial di era digital. Ia memberikan pemahaman praktis mengenai penyusunan konten, pemilihan platform, pengenalan karakter audiens, teknik penyampaian pesan, hingga pentingnya konsistensi dalam membangun konten.


Achmad menjelaskan bahwa publikasi di era digital tidak hanya berkaitan dengan menyampaikan informasi, tetapi juga bagaimana pesan tersebut dikemas agar menarik, mudah dipahami, dan sesuai dengan kebutuhan audiens.


“Konten yang baik bukan hanya konten yang mendapatkan banyak perhatian, tetapi juga konten yang memberikan manfaat dan informasi yang benar kepada masyarakat. Kreativitas harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi,” tandas Achmad.


Kegiatan Naubar dan Rekam Siniar tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas seluruh jajaran KPU Kabupaten Purworejo dalam mengelola publikasi dan media sosial. Selain itu, pemanfaatan media digital diharapkan mampu memperluas jangkauan sosialisasi, pendidikan pemilih, serta informasi kepemiluan kepada masyarakat secara lebih efektif, informatif, edukatif, dan inklusif.

×
Berita Terbaru Update