PURWOREJO – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Purworejo–Yogyakarta KM 8, tepatnya di depan SMA Negeri 3 Purworejo, pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 23.35 WIB. Sebuah truk tronton bermuatan sekitar 30 ton tepung terigu bertabrakan dengan sepeda motor dari arah berlawanan hingga mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
Truk Bermuatan 30 Ton Tepung Terigu Masuk Parit Usai Tabrak Motor di Depan SMAN 3 Purworejo, Satu Orang Tewas
Peristiwa nahas tersebut kini masih dalam penyelidikan Satlantas Polres Purworejo untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Purworejo, Ipda Tukul Puji Puriyono, S.H., M.H., mengatakan kecelakaan melibatkan truk tronton bernomor polisi L 8718 UE dengan sepeda motor Honda Supra bernomor polisi AA 2957 FL.
"Berdasarkan laporan yang kami terima, kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.35 WIB di Jalan Purworejo–Yogyakarta KM 8, tepatnya di depan SMA Negeri 3 Purworejo," ujarnya, Sabtu (1/8/2026).
Dari hasil olah tempat kejadian perkara sementara, truk yang melaju dari arah Purworejo menuju Yogyakarta diduga berpindah ke lajur kanan untuk mendahului kendaraan truk lain yang berada di depannya. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Supra sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
Benturan keras membuat bagian depan kedua kendaraan mengalami kerusakan. Truk kemudian kehilangan kendali, oleng ke kiri, dan akhirnya masuk ke parit di sisi jalan.
Menurut Ipda Tukul, kecelakaan tersebut termasuk kategori head-on collision atau tabrakan depan dengan depan.
Akibat kejadian itu, pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian. Selain korban meninggal, terdapat korban lain yang mengalami luka-luka dan masih mendapatkan penanganan medis. Kepolisian masih menunggu informasi lanjutan dari rumah sakit terkait kondisi para korban.
Terkait kabar yang beredar di masyarakat mengenai identitas korban yang disebut sebagai seorang santri, Ipda Tukul menegaskan pihaknya belum dapat membenarkan informasi tersebut karena proses penyelidikan masih berlangsung.
"Kami masih melakukan pendalaman sehingga belum bisa memastikan identitas maupun informasi lain yang berkembang di masyarakat," katanya.
Sementara itu, pengemudi truk diketahui bernama Angga Firmansyah, warga Kelurahan Jerawat, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya.
Satlantas Polres Purworejo mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan berkendara, terutama bagi pengemudi kendaraan angkutan barang yang menempuh perjalanan jarak jauh.
"Apabila merasa lelah atau mengantuk, segera beristirahat di rest area atau tempat yang aman. Jangan memaksakan diri mengemudi karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," pesan Ipda Tukul.
Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti untuk memastikan penyebab kecelakaan. Masyarakat juga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian.