![]() |
| 139 Pendonor Darah Sukarela di Purworejo Terima Penghargaan PMI |
Penyerahan penghargaan berlangsung di Pendopo Kabupaten Purworejo. Penghargaan secara simbolis diserahkan oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti, didampingi Ketua PMI Kabupaten Purworejo drg. Ernawan Cahyo Winardi, MM, serta dihadiri jajaran Forkopimda.
Kegiatan tersebut sekaligus dirangkai dengan tasyakuran HUT ke-81 PMI yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan.
Dari 139 pendonor yang mendapat penghargaan, tercatat lima orang telah mendonorkan darah sebanyak 10 kali, 45 orang sebanyak 25 kali, 31 orang sebanyak 50 kali, delapan orang sebanyak 75 kali, dan 10 orang telah mencapai 100 kali donor darah secara sukarela.
Bagi pendonor yang telah mencapai 50 dan 75 kali donor darah, penghargaan selanjutnya akan diberikan oleh Gubernur Jawa Tengah pada 29 September 2026. Sedangkan pendonor yang telah mencapai 100 kali donor darah akan mendapatkan penghargaan dari Presiden Republik Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku.
Bupati Purworejo Yuli Hastuti menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendonor yang selama ini secara konsisten menyumbangkan darahnya. Menurutnya, donor darah merupakan bentuk kepedulian yang sederhana, tetapi memiliki manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Setiap tetes darah yang disumbangkan dapat menjadi harapan, bahkan membantu menyelamatkan kehidupan untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujarnya.
Ia menilai capaian para pendonor tidak sekadar menunjukkan jumlah donor yang telah dilakukan. Lebih dari itu, konsistensi tersebut menjadi gambaran kepedulian dan semangat berbagi yang terus dijaga.
Yuli berharap penghargaan yang diberikan dapat menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi para pendonor untuk tetap berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan.
"Semoga penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi para pendonor untuk terus menjaga komitmen dalam aksi-aksi kemanusiaan," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Yuli juga mengajak keluarga besar PMI Kabupaten Purworejo untuk terus memperkuat semangat kemanusiaan dan gotong royong. Hal itu sejalan dengan tema HUT ke-81 PMI, yakni "Peduli, Bergerak, Bersama".
Menurutnya, upaya kemanusiaan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Karena itu, kerja sama antara PMI, pemerintah, relawan, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat perlu terus diperkuat.
"Semoga semangat kepedulian dan kemanusiaan ini terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga semakin banyak saudara kita yang tergerak untuk mendonorkan darah dan membantu mereka yang membutuhkan. Mari terus peduli, bergerak, dan bersama, untuk kemanusiaan," pungkasnya.
Ketua PMI Kabupaten Purworejo drg. Ernawan Cahyo Winardi, MM, mengatakan pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas ketulusan dan konsistensi para pendonor yang telah berulang kali menyumbangkan darahnya.
Menurutnya, keberadaan pendonor sukarela menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kemanusiaan yang dilakukan PMI, terutama dalam memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat.
"Semangat para pendonor menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kemanusiaan PMI. Melalui tema PMI Peduli, Bergerak Bersama, PMI mendorong semakin kuatnya keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan kemanusiaan," jelasnya.
Selain memberikan penghargaan kepada para pendonor, PMI Kabupaten Purworejo juga menggelar sejumlah kegiatan sosial dalam rangkaian HUT ke-81 PMI.
Salah satunya melalui pendistribusian air bersih dan bakti sosial yang dilaksanakan Korps Sukarela (KSR) Unit Markas di Desa Hargorojo, Kecamatan Bagelen.
Dalam kegiatan tersebut, PMI memberikan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis kepada sekitar 200 warga. Kegiatan juga diisi dengan bazar murah, penyuluhan Satuan Pendidikan Aman Bencana, serta pemeriksaan golongan darah bagi siswa SDN Hargorojo.
Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan Lomba Youth Volunteer Red Cross yang dijadwalkan berlangsung di SMA Negeri 5 Purworejo pada 26 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya PMI dalam mengenalkan dan menumbuhkan kepedulian kemanusiaan di kalangan generasi muda.
