![]() |
| 828 Anggota PMR Purworejo Adu Keterampilan di Youth Volunteer Red Cross 2026 |
Kegiatan dibuka oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, didampingi Ketua PMI Kabupaten Purworejo drg Ernawan Cahyo Winardi MM. Ajang tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI).
Mengusung tema "Gen Z Peduli, Bergerak untuk Kemanusiaan", kegiatan tidak hanya menjadi arena bagi para anggota PMR untuk menunjukkan kemampuan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran tentang kepedulian sosial, kerja sama, solidaritas, dan nilai-nilai kemanusiaan.
Bupati Purworejo Yuli Hastuti menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan kepalangmerahan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial dan sesama.
"Lomba ini menjadi sarana penting untuk membangun kepedulian, empati, tanggung jawab, serta keberanian untuk bergerak dan memberikan manfaat bagi sesama di kalangan generasi muda," kata Yuli.
Ia menilai pengalaman yang diperoleh peserta selama mengikuti perlombaan juga merupakan bagian dari proses pembentukan karakter. Para peserta tidak hanya belajar mengejar prestasi, tetapi juga belajar tampil, bekerja sama, berkomunikasi, dan menghadapi tantangan bersama.
"Perlombaan ini bukan persoalan prestasi menang atau kalah. Lebih dari itu, lomba ini menjadi ajang menunjukkan keberanian untuk tampil, belajar, bekerja sama, dan berkompetisi yang merupakan bagian dari makna prestasi itu sendiri," ujarnya.
Yuli berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki akhlak, ketakwaan, kepedulian sosial, serta kemauan untuk mengambil peran di tengah masyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PMI Kabupaten Purworejo, panitia, pembina, pendamping, sekolah, serta seluruh pihak yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan serupa perlu terus dikembangkan sehingga prestasi anggota PMR di Kabupaten Purworejo dapat memiliki ruang untuk mendapatkan pengakuan yang lebih luas, termasuk melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
"Jangan sampai ada anak Purworejo yang sudah berprestasi, tetapi prestasinya belum mendapatkan pengakuan sebagaimana mestinya," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Purworejo drg Ernawan Cahyo Winardi MM mengatakan, Youth Volunteer Red Cross dirancang sebagai wadah bagi generasi muda untuk mengenal dan mengembangkan nilai-nilai kemanusiaan serta kerelawanan.
Menurutnya, tema yang diangkat menjadi semangat bagi anggota PMR untuk tidak berhenti pada kegiatan perlombaan, tetapi mampu menerapkan nilai kepedulian dan solidaritas dalam kehidupan sehari-hari.
"Tema Gen Z Peduli, Bergerak untuk Kemanusiaan menjadi semangat bagi generasi muda untuk menumbuhkan kepedulian, mempererat solidaritas, serta mengambil peran nyata dalam kegiatan kemanusiaan di tengah masyarakat," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta terbagi dalam tiga jenjang keanggotaan PMR. PMR Mula atau tingkat SD/MI diikuti 12 regu dengan total 120 peserta. Kemudian PMR Madya tingkat SMP/MTs sebanyak 36 regu dengan 432 peserta.
Sementara PMR Wira tingkat SMA/SMK/MA diikuti 23 regu dengan jumlah 276 peserta.
Untuk mendukung penilaian, PMI Kabupaten Purworejo melibatkan sejumlah juri dari berbagai daerah, di antaranya Kabupaten Temanggung, Wonosobo, Kabupaten Magelang, Kota Magelang, dan Kebumen.
Youth Volunteer Red Cross Tingkat Kabupaten Purworejo Tahun 2026 juga direncanakan untuk mengikuti proses kurasi agar dapat masuk dalam Puspresnas. Jika proses tersebut terpenuhi, piagam kejuaraan yang diperoleh peserta diharapkan dapat menjadi salah satu nilai tambah bagi siswa ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarpelajar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi muda Purworejo yang memiliki keterampilan, pengalaman berorganisasi, serta kepedulian terhadap kemanusiaan.
