![]() |
| Kapolres Purworejo Bekali 750 Pelajar SMK YPP Hadapi Ancaman Kejahatan Digital |
Pesan tersebut disampaikan Kapolres Purworejo AKBP Erma Rahayu Kusuma Ningrum, S.H., S.I.K., M.A. saat memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada sekitar 750 siswa kelas X dan XI SMK Yayasan Pendidikan Pembangunan (YPP) Purworejo, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan berlangsung di Gedung GOR Aguna Yayasan Pendidikan Pembangunan. Kapolres hadir bersama Wakapolres Purworejo, Kabag SDM, Kabagren, serta Kasat Binmas.
Mengangkat tema “Siswa Pelopor Kamtibmas yang Responsif, Humanis, Inovatif dan Kolaboratif”, kegiatan tersebut tidak hanya membahas keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah, tetapi juga mengajak pelajar mengenali berbagai bentuk kejahatan yang berkembang di ruang digital.
Kapolres mengingatkan bahwa modus penipuan daring saat ini semakin beragam. Pelajar dapat menjadi sasaran melalui berbagai cara, mulai dari phone scamming, phishing, hingga penipuan yang memanfaatkan komunikasi pribadi dan rekayasa sosial.
Karena itu, siswa diminta tidak mudah percaya terhadap informasi atau orang yang dikenal melalui internet. Data pribadi, termasuk informasi akun dan identitas, juga tidak boleh diberikan sembarangan.
“Cek dan ricek kembali identitas pengirim maupun kebenaran informasi yang diterima. Jangan mudah percaya,” pesan Kapolres kepada para siswa.
Ia juga meminta pelajar yang mengetahui adanya tindak penipuan agar tidak memilih diam. Jika menjadi korban maupun mengetahui kerabat atau teman yang menjadi korban, masyarakat dapat melaporkannya kepada kepolisian dengan datang langsung ke Polres Purworejo atau menghubungi layanan kepolisian 110.
Selain keamanan digital, sejumlah persoalan yang berkaitan langsung dengan kehidupan pelajar turut menjadi perhatian. Kapolres mengajak siswa menjauhi narkoba, minuman keras dan rokok, serta ikut mencegah perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.
Penggunaan media sosial secara bijak juga ditekankan. Menurutnya, persoalan yang bermula dari interaksi di media sosial dapat berkembang menjadi konflik apabila tidak disikapi dengan baik.
Pelajar juga diingatkan mengenai keselamatan berlalu lintas dan bahaya tawuran. Mereka diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Di tengah musim kemarau yang masih berlangsung, Kapolres turut mengajak para siswa ikut menjaga lingkungan. Salah satunya dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan.
Kepala SMK YPP Purworejo Mugi Widodo, S.Pd., M.Pd., menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai pembinaan dari kepolisian memberikan tambahan wawasan bagi siswa, terutama dalam menghadapi berbagai persoalan yang dapat mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ucapkan terima kasih. Kegiatan ini sangat berguna bagi murid-murid kami untuk mempersiapkan dan menyongsong masa depan,” ujarnya.
Penyuluhan berlangsung interaktif. Salah seorang siswa, Wildan, bahkan memberanikan diri mengajukan pertanyaan mengenai cara mengantisipasi penipuan daring serta langkah yang perlu dilakukan ketika mengetahui anggota keluarga atau kerabat menjadi korban.
Pertanyaan tersebut dijawab langsung oleh Kapolres dengan memberikan sejumlah langkah yang dapat dilakukan dan pentingnya segera melapor kepada pihak berwenang.
Kegiatan kemudian ditutup dengan yel-yel bersama. Ratusan pelajar dan jajaran kepolisian meneriakkan semangat, “Pelajar Hebat, Siap Peduli, Siap Menjaga, Unggul Masa Depanku!”
Melalui kegiatan tersebut, Polres Purworejo mendorong pelajar tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga ikut mengambil peran dalam menciptakan lingkungan sekolah dan masyarakat yang aman, tertib, serta lebih bijak dalam menghadapi perkembangan teknologi.
