![]() |
| MTQ Pelajar Butuh Jadi Ajang Pembinaan dan Penjaringan Bibit Qurani |
Peserta berasal dari tingkat SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA se-Kecamatan Butuh. Mereka mengikuti sejumlah cabang perlombaan yang menguji kemampuan membaca, melantunkan, hingga menghafalkan ayat-ayat Al-Qur'an.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kecamatan Butuh, M. Nur Shodiq, S.Pd.I., mengatakan pelaksanaan MTQ Pelajar tahun ini menunjukkan peningkatan, baik dari jumlah peserta maupun kesiapan cabang yang diperlombakan.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para pelajar, tetapi juga bagian dari pembinaan sekaligus seleksi untuk menemukan peserta yang memiliki potensi di bidang seni baca dan hafalan Al-Qur'an.
“Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang strategis. Selain sebagai wahana evaluasi pembinaan seni baca dan hafalan Al-Qur'an di sekolah maupun madrasah, ajang ini sekaligus menjadi sarana seleksi untuk menjaring bibit-bibit unggul,” ujarnya.
Para pelajar yang berhasil meraih prestasi dalam MTQ tingkat kecamatan tersebut selanjutnya akan mendapatkan pembinaan lebih lanjut sebagai persiapan menghadapi MTQ Pelajar Tingkat Kabupaten Purworejo.
“Kita akan bina secara intensif agar siap berlaga dan membawa nama harum Kecamatan Butuh di MTQ Pelajar Tingkat Kabupaten Purworejo,” lanjutnya.
Kegiatan tersebut kemudian dibuka secara resmi oleh Camat Butuh, Dyah Sumanti Wulandriani, S.IP., MAP. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kegiatan MTQ memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai Al-Qur'an kepada generasi muda.
Menurutnya, pembinaan keagamaan menjadi salah satu bagian penting dalam membentuk karakter pelajar, terlebih di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin luas.
“MTQ Pelajar ini bukan sekadar kompetisi untuk meraih piala atau juara, melainkan momen penting untuk membumikan Al-Qur'an serta membentuk karakter anak-anak kita agar berakhlakul karimah,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi antusiasme para peserta serta dukungan guru pembimbing dan orang tua yang turut mengantarkan para pelajar mengikuti ajang tersebut.
“Kami bangga melihat semangat para pelajar dan dukungan dari segenap guru pembimbing serta orang tua. Semoga dari Kecamatan Butuh lahir Qari'-Qari'ah dan Hafiz-Hafizah berprestasi hingga tingkat kabupaten bahkan nasional,” katanya.
Sejumlah cabang diperlombakan dalam MTQ Pelajar tersebut, di antaranya Seni Baca Al-Qur'an (Tilawah), Tartil, dan Hifzhil Qur'an atau Tahfiz.
Perlombaan berlangsung dalam suasana khidmat. Para peserta tampil menunjukkan kemampuan terbaiknya di hadapan dewan juri, sementara guru pembimbing dan pendamping memberikan dukungan selama kegiatan berlangsung.
Para peserta yang berhasil menjadi pemenang mendapatkan piala dan piagam penghargaan dari LPTQ Kecamatan Butuh. Selain sebagai bentuk apresiasi, hasil perlombaan tersebut menjadi bagian dari proses penjaringan peserta yang akan dipersiapkan untuk mewakili Kecamatan Butuh pada tingkat Kabupaten Purworejo.
