PURWOREJO — Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Amir Masduki, S.Pd.I., menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kemarau panjang di sejumlah wilayah Kabupaten Purworejo, Kamis (1/10/2026).
Atasi Dampak Kemarau Panjang, Anggota DPRD Jateng Amir Masduki Salurkan Bantuan Air Bersih ke Sejumlah Titik Kekeringan di Purworejo
Bantuan tersebut menyasar sejumlah titik yang mengalami krisis air bersih dan telah dirasakan warga selama beberapa bulan terakhir. Penyaluran dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama kondisi kekeringan berlangsung.
Lokasi pertama berada di RT 07 RW 04, Kelurahan Baledono, Kecamatan Purworejo. Di wilayah tersebut, warga mengaku telah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama sekitar dua bulan. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mandi, dan mencuci, sebagian warga terpaksa mengandalkan air isi ulang dalam kemasan galon.
Penyaluran bantuan kemudian dilanjutkan ke Desa Jatirejo, Kecamatan Kaligesing. Warga di wilayah tersebut juga telah mengalami kesulitan memperoleh air bersih selama berbulan-bulan. Kedatangan armada tangki air disambut positif oleh masyarakat yang berharap hujan segera turun sehingga sumber mata air dapat kembali mengalir dan memenuhi kebutuhan warga.
Sementara itu, titik ketiga berada di Desa Donorejo. Sekitar 40 kepala keluarga (KK) tercatat terdampak kekeringan di wilayah tersebut. Proses distribusi air bersih menuju lokasi menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi medan yang cukup ekstrem serta keterbatasan armada penyalur. Meski demikian, bantuan tetap dapat didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Amir Masduki mengatakan, penyaluran air bersih tersebut merupakan langkah darurat untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama musim kemarau.
“Bantuan air ini sifatnya hanya penanganan jangka pendek. Ke depan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Purworejo perlu memetakan titik-titik rawan kekeringan di Purworejo untuk dibangunkan infrastruktur penyediaan air yang lebih memadai,” ujar Amir Masduki saat meninjau proses distribusi air, Jum'at, (02/10/2026).
Menurutnya, penanganan kekeringan tidak cukup hanya dilakukan melalui pendistribusian bantuan air bersih ketika musim kemarau tiba. Diperlukan langkah jangka panjang melalui pemetaan wilayah rawan kekeringan dan pembangunan infrastruktur penyediaan air yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, Fraksi PKS DPRD Jawa Tengah menyatakan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat yang terdampak kekeringan, baik dalam penanganan kondisi darurat maupun dalam mendorong perencanaan program penyediaan infrastruktur air bersih yang berkelanjutan di wilayah rawan kekeringan.