PURWOREJO – Ketulusan dan semangat gotong royong masih menjadi kekuatan besar dalam kehidupan masyarakat. Hal itu tercermin dari sosok Haji Nur Kholiq, warga Desa Cepedak, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, yang dengan ikhlas merelakan sebagian tanah sawah miliknya untuk mendukung pembangunan infrastruktur jalan desa.
Relakan 150 Meter Tanah Sawah untuk Jalan Desa, Haji Nur Kholiq Tak Minta Ganti Rugi: “Demi Kepentingan Masyarakat”
Di usianya yang telah menginjak 74 tahun, Nur Kholiq memberikan contoh nyata kepedulian terhadap kepentingan bersama. Ia rela melepaskan lahan sawah sepanjang kurang lebih 150 meter dengan lebar bervariasi antara 1 hingga 2 meter untuk mendukung peningkatan Jalan Cepedak–Karanggedang–Kemranggen Paket 2.
Menariknya, dari tanah yang digunakan untuk kepentingan pembangunan tersebut, ia sama sekali tidak meminta kompensasi maupun ganti rugi.
Bagi Nur Kholiq, pembangunan jalan bukan hanya urusan pemerintah, melainkan kebutuhan bersama yang manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat luas. Akses jalan yang semakin baik diharapkan mampu mempermudah mobilitas warga dan menunjang aktivitas perekonomian masyarakat.
“Saya relakan tanah itu untuk pembangunan jalan karena nantinya juga bermanfaat bagi masyarakat banyak. Saya tidak meminta ganti rugi apa pun. Cukup dibuatkan saluran air dan talud untuk pengaman sawah agar tidak longsor atau tergerus air,” ungkap Haji Nur Kholiq saat ditemui di Desa Cepedak, Kamis (5/11/2026).
Permintaan yang disampaikan pun terbilang sederhana. Ia hanya berharap pembangunan saluran air dan talud dapat diperhatikan agar lahan pertaniannya tetap aman dan tidak terdampak aliran air setelah jalan ditingkatkan.
Keikhlasan tersebut bukan tanpa alasan. Nur Kholiq meyakini bahwa setiap kebaikan yang dilakukan dengan niat tulus untuk kepentingan orang banyak akan mendapatkan balasan dari Allah SWT.
“Kalau kita ikhlas memberikan sesuatu untuk kebaikan dan kepentingan orang banyak, insyaallah Gusti Allah akan membalas dengan yang lebih banyak. Saya percaya itu,” tuturnya.
Kerelaan Haji Nur Kholiq mendapat apresiasi khusus dari Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, Tunaryo, S.Sos., M.A.P., yang turut melakukan pengawasan daerah di lokasi pembangunan jalan tersebut.
Tunaryo menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas kepedulian serta keikhlasan warga yang telah mendukung pembangunan infrastruktur demi kepentingan masyarakat luas.
“Kita semua mengucapkan terima kasih atas kerelaan dari Pak Haji. Semoga beliau selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam segala urusannya. Ini sangat bermanfaat untuk masyarakat,” kata Tunaryo.
Apa yang dilakukan Haji Nur Kholiq menjadi potret nyata bahwa pembangunan tidak selalu hanya berbicara tentang anggaran, alat berat, maupun panjang jalan yang dibangun. Ada nilai kepedulian, pengorbanan, dan keikhlasan masyarakat yang turut menjadi bagian penting di balik terwujudnya infrastruktur yang lebih baik.
Di tengah kebutuhan pembangunan yang terus berjalan, sikap Haji Nur Kholiq menjadi teladan bahwa kepentingan bersama terkadang membutuhkan kerelaan untuk mendahulukan manfaat bagi banyak orang.
Sebab, jalan yang baik bukan hanya dibangun dengan beton dan aspal, tetapi juga dengan ketulusan hati serta semangat gotong royong masyarakat.