Notification

×

Iklan

Meningkatkan Gotong Royong Masyarakat Desa, Warga Dukuh Gamblok Pereng Adakan Kegiatan Gojeg Lesung

Friday, 27 April 2018 | 07:54 WIB Last Updated 2018-04-27T00:57:26Z

GOJEG LESUNG WARGA DUKUH  GAMBLOK PERENG PITURUH

PITURUH, (pituruhnews.com) Meningkatkan Gotong Royong Masyarakat Desa, Kepala Desa Pituruh Achmad Anwar mengadakan kegiatan untuk mempererat sesama warga dalam bergotong royong salah satunya di Bidang Seni Budaya dengan kegiatan Lomba Gotong Royong dengan mengusung budaya Gojeg Lesung yang di laksanakan oleh Warga Dukuh Gamblok Pereng, Desa Pituruh. Pada Kamis, 26/04/2018.

Dihadiri oleh Ketua RT, RW, PKK, BPD Desa Pituruh, Tokoh Masyarakat dan seluruh warga Dukuh Gamblok Pereng dan juga dari Pemerintah Kecamatan Pituruh Bapak Sankan Rahayu

Penyelenggarakan ini didukung juga ole Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinpermades) Kabupaten Purworejo, di Kecamatan Pituruh adalah Desa Merah yang mengikuti Tahun 2018 meliputi  Desa Kaligintung. Desa Kalijering, Desa Brengkol, dan Desa Pituruh.

Tuti Ariyani Kasi Pemberdayaan.Masyarakat Desa Kecamatan Pituruh mengungkapkan dengan adanya kegiatan ini merupakan salah satunya melestarikan gojeg lesung yang saat ini hampir atau tidak pernah lagi di dengar. Gejog lesung dulunya memang digunakan oleh masyarakat sebagai alat untuk memisahkan padi dari tangkai dan kulitnya. Padi yang kering dimasukkan dalam lesung, kemudian ditumbuk dengan alu sehingga menimbulkan irama. Namun setelah berkembangnya alat penggiling padi yang semakin modern, maka gejog lesung saat ini berkembang menjadi kesenian musik tradisional. dimainkan secara beramai-ramai. Biasanya, terdapat 12 orang yang memainkan. Terdiri dari lima atau enam orang yang menumbuk lesung, sisanya akan menyanyi sambil menari dengan membawa tampah. ungkapnya. 

Konon, menurut kepercayaan masyarakat Jawa, zaman dahulu gerhana bulan dan matahari terjadi karena adanya raksasa bernama Batara Kala yang memakan matahari atau bulan, sehingga langit menjadi gelap seketika. 

Iklan

×
Berita Terbaru Update