Notification

×

Iklan

Ajak Pemuda Desa, Eko Januar Susanto Diskusi Pengembangan Kesadaran Berorganisasi

Tuesday, 28 August 2018 | 23:38 WIB Last Updated 2018-08-28T16:38:37Z


KALIMENENG, (pituruhnews.com) – Insan Karang Taruna diharapkan mampu berkontribusi secara riil di tengah-tengah masyarakat, terpenting dalam upaya pengembangan kesadaran berorganisasi para pemuda di desa. 

Hal itu ditegaskan oleh anggota DPRD Purworejo, Eko Januar Susanto dalam kegiatan Reses masa sidang dua di Desa Kalimeneng, Kecamatan Kemiri, kemarin malam. Eko menilai, Karang Taruna memiliki andil besar dalam menumbuh kembangkan semangat organisatoris.

Dalam kesempatan itu, kegiatan dikemas santai ala panggung Indonesia Lawyers Club, para peserta diskusi dibuat berkelompok susai asal desa masing-masing. Dipandu oleh moderator handal, setiap kelompok berhak mengajukan berbagai pertanyaan maupun masukan kepada seluruh peserta diskusi.

Mengusung tema Berorganisasi diera Milinial, Eko mampu memompa sedikitnya 50 pemuda Karang Taruna dari 5 desa di Kecamatan Kemiri untuk aktif berkegiatan di desa. Mereka diminta bisa menjadi agen pembangunan, sekaligus responsif terhadap persoalan sosial yang ada.

“Saya melihat potensi pemuda, khususnya di Kecamatan Kemiri ini luar biasa, baik secara kuantitas maupun kualitas, pemuda di Kemiri ini sangat bagus, tinggal bagaimana kita mampu mengajak mereka untuk aktif dalam kegiatan-kegiatan yang positif,” katanya.

“Dan Karang Taruna memiliki andil besar menjadi pioner bagi cah-cah nom ini,” imbuhnya ditengah-tengah asyik masyuk diskusi.

Keberadaan Karang Taruna di desa menjadi salah satu pilar pembelajaran organisasi. Karang Taruna mempunyai peran strategis untuk menggali potensi yang bisa dikerjakan untuk kesejahteraan bersama. 


Meski ia menyadari diera milenial mencari pemuda yang memiliki semangat pergerakan dan memiliki jiwa organisatoris menjalankan komitmennya dalam mengabdi untuk negeri memang cukup sulit, Eko berharap dari Karang Taruna nantinya tumbuh tunas-tunas pemimpin besar.

“Menjadi kader Karang Taruna itu berarti bersedia merelakan kemerdekaan pribadi untuk kepentingan organisasi. Artinya kalian harus siap menjadi garda pemuda terdepan berkontribusi bagi desa, tentunya dengan wadah Karang Taruna,” ujar dia.

Syamsul Arifin salah satu pengurus Karang Taruna Tunas Harapan I Desa Kalimeneng menilai tidak sedikit jumlah pemuda yang mulai apatis melihat persoalan sosial yang ada di desa. Dirinya mengaku cukup sulit mencari pemuda yang bersedia aktif dalam kegiatan Karang Taruna.

“Menurut mas Eko peran seperti apa yang seharusnya dilakukan oleh anak-anak Karang Taruna agar mampu mengajak pemuda aktif kegiatan di Karang Taruna?” tanya Samsul berapi-api.

“Simpel, ciptakan suasana kebatinan berorganisasi yang apik, terus belajar dan membekali diri dengan ilmu, dan mulailah dengan kegiatan yang ringan-ringan. Organisasi itu bukan hal yang melulu kaku dan serius,” jawab Eko. (mt)

Iklan

×
Berita Terbaru Update