Notification

×

Iklan


Manfaatkan Limbah Kaca, Pemuda Kreatif Megulungkidul Buat Kerajinan Kaca

Friday, 17 August 2018 | 15:33 WIB Last Updated 2018-08-17T08:35:06Z
Stand Expo Kerajinan Kaca

PITURUH, (pituruhnews) Memperkenalkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Pituruh Expo 2018. yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Pituruh. yang dibuka tanggal 14 Agustus sampai 20 Agustus 2018 dengan memamerkan produk unggulan dari kerajinan sampai makanan. Kelompok Kerajinan dan Usaha ini mengikuti Expo dan mendirikan Stand di Kecamatan Pituruh.

Seorang Pemuda Kreatif asal Desa Megulungkidul yang menamakan kelompok pemuda kreatif "Megulungkidul Manunggal",  memanfaatkan limbah kaca untuk dibuat kerajinan berbahan kaca. kerajinan ini mulai dari asbak bermotif club bola, lampu hias, lampu tidur, aquarium mini, serta sepeda motor mini. bahkan membuat miniatur rumah adat, menara Eiffel, Twin Tower Malaysia, Tugu Monas serta menara Buruj Al Arab Dubai, dan ada yang unik juga membuat miniatur iko Kecamatan Pituruh yaitu "7Rh"


Ikon 7Rh

"awalnya muncul ide ketika melihat limbah potongan kaca yang tidak terpakai, lalu menemui seorang pemuda kreatif yang memiliki bakat kreasi dalam bidang seni, mencoba membuat nya dengan hasilnya dan memiliki daya jual" Ujar Amrullah,

Bahan tersebut murni dari limbah potongan kaca, yang di dapat dari toko bangunan Desa Megulungkidul.

"Proses pembuatan ini lumayan cepat, untuk kerajinan asbak bisa dikerjakan kurang lebih satu jam, namun untuk kerajinan besar bisa membutuhkan waktu paling lama satu minggu dan dengan adanya kerajinan ini bisa menjadi lebih kreatif dan Dalam hal pengolahan limbah apapun yang ada disekitar  " Ujar Anam


Pendiri Kerajinan Malik Khairul Anam 

Kelompok Kerajinan Desa Megulungkidul ini dibentuk pada bulan April 2018, dan langsung bekerja sama dengan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) Megulung Kidul dengan Direktur BUMDes oleh bapak Lastriyanto.

"Harga jual kerajinan berbahan kaca ini mulai dari Rp. 10 ribu sampai 200ribu, harga menyesuaikan tergantung kesulitan dalam pengerjaan, ukuran besar kecil, dan kerumitan" Jelasnya.

Sementara itu, Anam yang mendirikan Kelompok Kerajinan dan usaha "Megulungkidul Manunggal" menuturkan bahwuntuk memanfaatkan berbagai limbah yang ada di desanya. dengan membuat kelompok kerajinan, yang salah satunya memanfaatkan limbah kaca, dengan bisa mengurangi limbah kaca yang ada di sekitar.


Foto Asbak 

Kerajinan ini masih dipasarkan dil lokal Purworejo dengan secara online, melalui Pituruh Expo ini bisa mengenalkan kelompok kerajinan maupun kerajinan lain khususnya di Kecamatan Pituruh.

"Dengan adanya event ini produk kita dapat dikenal masyarakat luas serta memotivasi kita untuk mengembangkan produksi dengan mengolah berbagai limbah lainnya," ujarnya. (ltf)

Iklan

×
Berita Terbaru Update