Notification

×

Iklan

Tiga Rumah Warga di Desa Kalijering Tertimpa Longsor

Wednesday, 14 November 2018 | 15:06 WIB Last Updated 2018-11-14T08:27:29Z
Longsor di Kalijering / Foto Pur
KALIJERING, (pituruhnews.com) - Hujan lebat yang melanda Kabupaten Purworejo khususnya Kecamatan Pituruh, pada Selasa, 13/11/2018 menyebabkan beberapa daerah rawan bencana mengalami musibah. Rabu, 13/11/2018.

Salah satunya Desa Kalijering yang mengalami tanah longsor akibat hujan lebat kurang lebih selama 4 jam  dari pukul 13.00 WIB. Kemudian sekitar  pukul 16.00 WIB terjadi longsor.Tanah longsor ini terjadi di dua pedukuhan yaitu Dukuh Kedunggupit dan Kaliduren. Di lokasi tersebut teridentifikasi tiga rumah rusak tertimpa tertimpa longsor, tiga rumah tersebut yaitu rumah Budi warga Dukuh Kedunggupit dan  dua rumah Adi Waluyo warga Dukuh Kaliduren.
Relawan membersihkan timbunan longsor / Foto mas Pur
"Kerusakan terberat menimpa rumah bapak Budi, terasnya habis tertimbun longsor. Sedangkan dua rumah bapak Adi Waluyo mengalami ambrol tembok" ujar salah satu relawan

Selain menimpa rumah milik warga, longsor juga menimbun satu unit sepeda motor milik Adi Waluyo dan juga perabotan rumah tangga. Kerugian total ditaksir mencapai 150 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Rumah Adi Waluyo tembok ambrol / Foto Mas Pur
Guna membantu membersihkan timbunan longsor di ketiga rumah tersebut, Polsek dan Koramil 09/ Pituruh bersama masyarakat  bahu membahu menyingkirkan tanah dan batang pepohonan yang terbawa longsor.

"Kepada masyarakat daerah rawan bencana harus selalu waspada dan berhati-hati. Badan Penanggulangan Bencana Daerah harus membuat jalur-jalur evakuasi jika terjadi bencana," tutupnya.
Kondisi Rumah bapak Budi Kedunggupit / Foto Mas Pur
Adi Waluyo salah satu korban berharap ada bantuan dari pemerintah untuk meringankan beban yang menimpanya.

Penulis : Ltf
Editor : ALK

Iklan

×
Berita Terbaru Update