Notification

×

Iklan

Hari Ibu Bukan Hanya Diperingati Dengan Ucapan Namun Dengan Tindakan, Selamat Hari Ibu!

Saturday, 22 December 2018 | 20:00 WIB Last Updated 2018-12-22T13:00:26Z
Sosok ibu menggedong anaknya / Foto Gemboos Photret
PITURUH, (pituruhnews.com)-- Hari ibu adalah peringatan bagi peran seorang ibu untuk keluarganya baik untuk suami maupun anak-anaknya. Biasanya di Hari Ibu ini, seorang ibu akan dibebas tugaskan dari aktifitasnya sehari-hari dan digantikan oleh suami juga anak-anaknya. Di Indonesia Hari Ibu diperingati setiap tanggal 22 Desember. Namun, tahukah kamu sejarah Hari Ibu ?

Dikutip dari laman Wikipedia.org, Hari Ibu di Indonesia dirayakan pada ulang tahun hari pembukaan Kongres Perempuan Indonesia yang pertama, yang digelar dari 22 hingga 25 Desember 1928. Kongres ini diselenggarakan di sebuah gedung bernama Dalem Jayadipuran, yang kini merupakan kantor Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional di Jl. Brigjen Katamso, Yogyakarta. Kongres ini dihadiri sekitar 30 organisasi wanita dari 12 kota di Jawa dan Sumatera. Di Indonesia, organisasi wanita telah ada sejak 1912, terinspirasi oleh pahlawan-pahlawan wanita Indonesia pada abad ke-19 seperti Kartini, Martha Christina Tiahahu, Cut Nyak Meutia, Maria Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Ahmad Dahlan, Rasuna Said, dan sebagainya. Kongres dimaksudkan untuk meningkatkan hak-hak perempuan di bidang pendidikan dan pernikahan.
sosok ibu saat mengajarkan anaknya apa arti sebuah kehidupan / Foto Gembos Photret
Hari Ibu tidak hanya dirayakan di Indonesia saja namun juga dirayakan di seluruh dunia. 
Sementara di Amerika dan lebih dari 75 negara lain, seperti Australia, Kanada, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Malaysia, Singapura, Taiwan, dan Hong Kong, Hari Ibu atau Mother's Day (dalam bahasa Inggris) dirayakan pada hari Minggu di pekan kedua bulan Mei. Di beberapa negara Eropa dan Timur Tengah, Hari Perempuan Internasional  atau International Women's Day diperingati setiap tanggal 8 Maret.

Tentunya untuk menghargai peran seorang ibu tidak hanya dilakukan setiap tanggal 22 Desember namun bisa dilakukan setiap saat. Karena tanpa seorang ibu kita tidak akan dilahirkan ke dunia ini. Jangan hanya kita memberikan ucapan "Selamat Hari Ibu" secara lisan dan menuliskannya di media sosial namun kenyaataanya kita tidak bisa berperilaku seperti yang ditulis dan digembor-gemborkan di media sosial. Sayangi ibumu setulus hati dengan segala tingkah perilakumu yang dapat membahagiakan ibumu karena surga ada di telapak kaki ibu.

Penulis : Bay
Editor : ALK

Iklan

×
Berita Terbaru Update