Notification

×

Iklan

Syaiful Asnawi Atlit Paralimpik Asal Bruno

Minggu, 23 Juni 2019 | 18:27 WIB Last Updated 2019-06-23T11:27:43Z
BRUNO, (pituruhnews.com) - Kecamatan Bruno tidak hanya terkenal dengan wisata alamnya, selain pernah menjadi pusat Pemerintahan Jawa Tengah pada tahun 1948, Bruno juga banyak melahirkan atlit berbakat selain bidang sepakbola.

Syaiful Asnawi merupakan salah satunya atlit yang tergabung NPC (National Paralimpic Comite), pemuda berprestasi ini mewakili kontingen kabupaten Purworejo pada ajang KEJURPROV (Kejuaraan Provinsi) se-Jawa Tengah yang diselenggarakan di kota Solo.

Pemuda kelahiran 20 Maret 1988 ini berhasil meraih medali perak dicabang lompat jauh, pada Jum'at, 21/06/2019 kemarin. Dengan kegigihan dan semangat juang yang tinggi Syaiful yang tinggal di Padukuhan Sabrang Kulon/Pengempon RT.02/RW.05, Desa Bruno Rejo, Kecamatan Bruno, ini berhasil mendapat urutan lima besar pada lari 100 meter.

Pria asal Bruno dipanggil Bang ipul ini merasa sangat bersyukur dengan prestasi yang sudah di raih, meski belum mampu memboyong medali emas, namun semangat juang nya tetap tidak pernah redup.

"Saya merasa bangga walau dalam kesederhanaan dan keterbatasan saya sudah mampu menjadi atlit yang ber prestasi. Alhamdulillah dari lahir dengan sempurna tetapi saya kecelakaan kerja dipabrik kayu tahun 2011," ungkapnya, Minggu, 23/06/2019.
Syaiful Asnawi saat terima piagam
Diceritakannya, Ia masuk atlit pada tahun 2018, namun ia kebingungan mengasah kemampuannya sebagai atlit lompat jauh dan ia berlatih hanya di GOR WR. Soepratman Purworejo. Berlaitih pun mengunakan dana pribadi, padahal ia berlatih 3 hingga 4 kali dalam 1 Minggu. Maka dari itu ia butuh tanggapan dari pemerintah mengingat dari pendapatan dia bekerja.

"Baru hasil lomba kemarin itu dapat perhatian. Piagam kemarin masih di Dindikpora untuk di ajukan ke Bupati agar mendapat tanda kasih, saya berharap agar segera hubungi turun hasil dari ajuan Dindikpora agar bisa menikmati serta bisa di gunakan untuk berlatih, sehingga saya bisa mengikuti Kejurunanas di Papua mendatang," tuturnya. 

Harapan nya dengan prestasi yang ia dapatkan mampu memicu semangat kawan-kawan difabel agar tetap percaya diri dengan kempuan yang di miliki apapun bidangnya.

"Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada NPC kabupaten Purworejo yang terus membimbing dan memfasilitasi serta suport dari Pemda melaui dindikpora sehingga saya mampu meraih prestasi," tutupnya. (lt)

Iklan

×
Berita Terbaru Update