Notification

×

Iklan

Rendahnya Kreatifitas dan Inovatif Guru dalam Mengajar di Kelas

Wednesday, 29 December 2021 | 12:01 WIB Last Updated 2021-12-29T05:01:43Z

 

Guru merupakan seorang tenaga pendidik yang mendidik, mengajarkan suatu ilmu, membimbing, melatih, memberikan penilaian, serta melakukan evaluasi kepada peserta didik.

Seorang guru mempunyai tanggung jawab terhadap murid-muridnya, seprti pengertian dari guru diatas. Nah, seorang guru juga memiliki peran penting bagi peserta didiknya. Salah satunya yaitu sebagai pengajar. Pengajar yaitu orang yang mengajarkan suatu ilmu pengetahuan kepada para anak didiknya.

Dimasa sekarang ini kita sebagai pendidik dituntut sekreatif  mungkin dalam menyampaikan ilmu kepada peserta didiknya. Agar ilmu yang telah kita ajarkan bisa diteria oleh peserta didik dengan baik. Akan tetapi saat ini masih banyak kita jumpai seorang guru yang masih kurang kreatif dalam melakukan proses pembelajaranya, sehingga dapat menimbulkan dampak buruk bagi peserta didiknya.

Sebagai seorang guru kita harus memiliki wawasan yang luas agar pada saat kita

mengajar di dalam kelas tidak menggunakan metode pembelajaran yang menjadikan siswanya hanya sebagai pendengar, akan tetapi kita juga bisa melibatkan anak-anak dalam pembelajaran yang sedang berlangsung.

Untuk saat ini masih banyak guru yang cara mengajarnya hanya menerapkan metode ceramah saja, oleh karena itu menyebabkan peserta didik cepat mrasa bosan. Jika peserta didik sudah merasakan kebosanan maka mereka tidak akan fokus dalam mengikuti pembelajaran. Secara tidak langsung juga dapat mempengaruhi menurunya semangat belajar peserta didik. Apalagi dimasa pasca pandemi seperti saat ini, dimana semua mobilitas termasuk kegiatan pendidikan masih melakukan adaptasi dengan kebiyasaan-kebiasaan dimasa pandemi Covid-19. Oleh karena itu seorang guru harus sering-sering mencari wawasan mengenai cara belajar sekreativ mungkin. Agar peserta didik tidak merasa bosan saat proses belajar mengajar berlangsung.

Sebenarnya banyak sekali teknik atau metode-metode pembelajran yang guru bisa di gunakan pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Dimana kegiatan pembelajaran melibatkan siswa secara langsung seperti model pembelajaran kooperatif jigsaw, model TAI, STAD, TWO STAY TWO STRAY, Talking Stick, Snowball Throwing dan masih banyak lagi.

Untuk menangani kurangnya kreatif dan inovatif para pengajar, menurut saya kita bisa mengikut sertakan para guru dalam kegiatan workshop mengenai pendidikan. Karena pada saat guru ikut dalam kegiatan workshop maka wawasan mereka akan bertabah mengenai tatacara mengajar yang baik dan benar. Dengan metode pebelajaran yang kreatif. Selain mengikut sertakan guru dalam kegiatan workshop, guru harus sering melatih diri untuk lebih banyak berkreasi dalam mengajar. Kemudian guru bisa melakukan kegiatan sering bertukar pikiran dan pengalaman antar guru agar lebihbanyak ilmu yang didapat. Nah, dan yang terpenting guru harus bisa membuat media-media pembelajaran yang inovatif dan kreatif sehingga dapat menarik perhatian para siswa untuk mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas.

Jadi kesimpulannya menjadi guru diera zaman sekarang ini kita dituntut menjadi seorang guru yang kreatif dan inovatif dalam melakukan kegiatan belajar mengajar di kelas. Selain itu kita juga harus memahami mengenai cara mengajar yang baik dan benar. Jika kita tidak bisa memahami hal tersebut, maka saat kita menyampaikan ilmu sulit untuk diterima oleh para peserta didik, karena mereka merasa bosan dan tidak memiliki rasa semangat untuk belajar. Maka, marilah mengubah diri dan membuka diri untuk berlatih agar kita bisa menjadi guru yang profesional serta dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di negara kita.

Iklan

×
Berita Terbaru Update