Notification

×

Iklan

Tanggapi Kenaikan Harga BBM Bersubsidi, PC PMII Purworejo Beri 3 Tuntuk ke DPRD

Rabu, 07 September 2022 | 16:30 WIB Last Updated 2022-09-07T09:30:27Z
PURWOREJO, (pituruhnews.com) - Menyampaikan tiga tuntutan terkait kenaikan harga BBM bersubsidi, Mahasiswa Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Purworejo menggelar unjuk rasa mengutuk keras kebijakan pemerintah menaikan harga BBM bersubsidi, yang diikuti ratusan mahasiswa di Pendopo Kabupaten dan Gedung DPRD Purworejo. Rabu (7/9). 

Ketua PC PMII Purworejo, Zaidul Huda menekankan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah menuai polemik ditengah situasi ekonomi negara yang belum pulih seutuhnya dampak pandemi Covid-19. Upaya pemulihan ekonomi yang dilakukan pemerintah melalui tiga (3) cara, berikut; peningkatan konsumsi nasional, peningkatan aktivitas dunia usaha serta menjaga stabilitas ekonomi dan ekspansi moneter. 

"Di lain sisi justru pemerintah menaikkan harga BBM yang secara otomatis mengganggu ketiga rencana tersebut yang berkaitan langsung dengan hajat hidup orang banyak," tegas Huda, di depan DPRD Kabupaten Purworejo. 

Huda juga menyampaikan, kenaikan harga BBMakan berdampak buruk bagi masyarakat menengah ke bawah. Hal ini dapat mempercepat terjadinya inflasi yang tinggi dan meningkatkan jumlah orang miskin di Indonesia. Kenaikan harga (BBM) tentu menyentuh inflasi secara umum karena akan merambat ke seluruh sektor termasuk harga-harga komoditas kebutuhan dasar masyarakat. 

"Kenaikan harga BBM juga akan mengganggu perputaran roda ekonomi dalam sektor-sektor strategis negara. Sebagian besar aktivitas perekonomian nasional terutama sektor transportasi, industri, pertanian, kelautan dan perikanan, pariwisata, dan lain sebagainya akan sangat terdampak," sebutnya huda lantang. 

Disampaikan Huda, alih-alih menaikkan harga (BBM) bersubsidi, semestinya pemerintah fokus untuk memberantas penyalahgunaan penerima manfaat BBM bersubsidi. Supaya dapat tepat sasaran sehinga tidak menimbulkan ketimpangan yang terus berlarut. 

Merespon sejumlah persoalan tersebut, kami Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia menuntut kepada DPRD Purworejo. 

1. Mendesak DPRD Purworejo untuk menyampaikan kepada pemerintah pusat bahwa masyarakat Purworejo diwakili oleh PMII Purworejo menolak kenaikan harga BBM bersubsidi.
2. Mendesak Mendesak DPRD Purworejo untuk menyampaikan kepada pemerintah pusat bahwa masyarakat Purworejo meminta untuk segera menerapkan kebijakan subsidi tepat sasaran.
3. Jika tidak disampaikan kepada pemerintah pusat maka kami akan datang kembali dengan masa yang lebih banyak. 

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Purworejo, Kelik Susilo Ardani menanggapi aksi mahasiswa PC PMII Purworejo, saya mengapresiasi PMII karena memberikan aspirasi dan solusi kepada kami. 

"Kami usahakan sesegera mungkin tuntutan dari PC PMII Purworejo akan kami sampaikan aspirasi ke DPR Pusat," jelasnya.

Iklan

×
Berita Terbaru Update