![]() |
| PAC GP Ansor Pituruh |
Ketua PAC GP Ansor Pituruh, Sahabat Fatkhan Anis, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran pemuda dalam melestarikan tradisi keagamaan. "Peringatan Maulid Nabi ini adalah momentum bagi kita, para pemuda Ansor, untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. Dan dengan irama hadrah banjari yang menenangkan, kita bisa lebih khusyuk dalam bersalawat, meresapi setiap maknanya," ujarnya.
Acara yang berlangsung pada Senin (22/9) malam ini dipadati oleh anggota Ansor dan masyarakat sekitar. Sorotan utama adalah penampilan grup hadrah Ruhussab'ah Al Banjari. Dengan pukulan rebana yang teratur dan lantunan salawat yang merdu, grup ini berhasil menciptakan suasana yang damai dan penuh kekhusyukan. Beberapa salawat yang dibawakan, seperti "Sholawat Badar" dan "Ya Asyiqol Musthofa", membuat hati para jamaah terasa tenang dan damai.
"Irama hadrah banjari ini memang punya keunikan tersendiri. Temponya yang tidak terlalu cepat membuat kita bisa menikmati setiap lirik salawat, meresapi isinya, dan membawa ketenangan batin," ungkap Sahabat Miftachul Anam, salah satu anggota Ansor yang hadir, sekaligus vokalis grup hadroh Ruhussab'ah.
Acara peringatan Maulid Nabi ini juga menjadi bukti nyata komitmen GP Ansor Pituruh dalam menebarkan syiar Islam yang ramah dan moderat. Dengan menggiatkan kegiatan seperti hadrah banjari, mereka berharap bisa menarik lebih banyak generasi muda untuk mencintai salawat dan tradisi keagamaan yang positif. *(syukron)

