Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Image Image Image Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image

Komisi II DPRD Purworejo Dorong Pembenahan Transportasi Publik Tinjau Terminal hingga Perlintasan Kereta, Temukan Sejumlah Catatan Penting

Jumat, 21 November 2025 | 06:44 WIB Last Updated 2025-11-20T23:44:49Z

Komisi II DPRD Purworejo Dorong Pembenahan Transportasi Publik Tinjau Terminal hingga Perlintasan Kereta, Temukan Sejumlah Catatan Penting
PURWOREJO – Upaya peningkatan kualitas transportasi publik di Kabupaten Purworejo kembali mendapat perhatian serius dari Komisi II DPRD Purworejo. Melalui agenda Pengawasan Dalam Daerah pada Kamis (20/11), para legislator meninjau langsung sejumlah fasilitas transportasi mulai dari terminal, angkutan kota, angkutan perdesaan, hingga perlintasan kereta api.


Dipimpin Ketua Komisi II DPRD Purworejo Alipman Syafii, rombongan mengawali peninjauan dengan menaiki Angkot dari Terminal Tipe C Kongsi Purworejo. Turut mendampingi jajaran Dinas Perhubungan (Dinhub) Purworejo yang dipimpin Sekretaris Dinhub, Lely Nur Hidayati. Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Terminal Tipe A Purworejo, Terminal Tipe B Kutoarjo, perlintasan KA sebidang Desa Bayem, hingga garasi bus PO Sumber Alam.


Di Terminal Kongsi, Komisi II menemukan beberapa persoalan mendasar seperti kerusakan jalan dan tumpukan sampah dengan bak yang tidak tertutup. Alipman menilai kondisi tersebut bisa mengurangi kenyamanan penumpang dan pengemudi angkutan.

“Ini persoalan mendesak. Kerusakan jalan dan masalah sampah harus segera ditangani melalui kolaborasi lintas perangkat daerah,” ungkap Alipman.


Komisi II juga mencatat keberadaan kios-kios liar yang dibangun tanpa izin. Penataan terminal dinilai terganggu sehingga perlu ada penertiban.


Saat meninjau Terminal Tipe A Purworejo, rombongan diterima oleh Pengawas Satuan Pelayanan, Slamet Jiwantoro. Para anggota Komisi II melihat terminal tersebut belum berfungsi optimal, meski telah dibangun dengan anggaran besar dari pemerintah pusat.


Sekretaris Komisi II, Rudi Hartono, menekankan bahwa dibutuhkan langkah strategis untuk menghidupkan kembali aktivitas di terminal.

“Fasilitas sudah sangat memadai. Tantangannya sekarang adalah bagaimana membuat terminal ini kembali ramai dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Rudi.


Ia bahkan mengusulkan adanya inovasi seperti spot wisata, event berkala, atau program kreatif yang mampu menarik pengunjung.


“Terminal bisa jadi pusat aktivitas. Tinggal bagaimana kita semua merumuskan terobosan yang tepat,” tambahnya.


Catatan serupa juga disampaikan Komisi II saat meninjau Terminal Tipe B di Kutoarjo. Menurut Anggota Komisi II, Rujiyanto, sarpras di terminal tersebut cukup representatif dan layak dikembangkan.


“Aula dan ruang pertemuan di lantai 2 punya potensi besar untuk dimanfaatkan. Jika terminal hidup, minat masyarakat naik angkutan umum juga akan meningkat,” jelasnya.


Saat meninjau perlintasan KA sebidang di Desa Bayem, Komisi II menemukan bahwa petugas penjaga pintu perlintasan belum memiliki akses sistem otomatis pemberitahuan kereta. Selama ini, mereka hanya mengandalkan jadwal manual.

Anggota Komisi II, Fdhy Kiawan, menekankan pentingnya sistem pendukung yang lebih modern.


“Ini menyangkut keselamatan. Diharapkan ada kerja sama dengan PT KAI agar petugas bisa mendapatkan informasi secara real time,” ujarnya.


Sebagai dukungan terhadap promosi daerah, Komisi II menempelkan stiker barcode destinasi wisata Purworejo pada sejumlah armada bus PO Sumber Alam. Upaya ini diharapkan ikut mendongkrak sektor pariwisata sekaligus menghidupkan transportasi publik.


Kabid Angkutan, Terminal, dan Perparkiran Dinhub Purworejo, Jayadi, menyampaikan apresiasi atas perhatian Komisi II.


“Masukan dari DPRD sangat berarti. Kami akan tindak lanjuti guna meningkatkan pelayanan transportasi. Semoga angkutan umum di Purworejo kembali eksis seperti masa jayanya dulu,” ungkap Jayadi.


Kontributor : Luthfi

×
Berita Terbaru Update