Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Image Image Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image

Libur Sekolah Bermakna, Falsa Pelajar SMAN 2 Purworejo Mengabdi di SLB Bali

Minggu, 04 Januari 2026 | 20:02 WIB Last Updated 2026-01-04T13:02:06Z

 

Falsa (Baju Pink) terpilih mengikuti Program Tour de Bali 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas STEKOM.


PURWOREJO – Di saat banyak pelajar mengisi libur sekolah dengan berwisata, Falsa Sya’bana Khoiri Putri, siswi kelas X SMA Negeri 2 Purworejo, justru memilih jalur yang lebih bermakna. Ia memanfaatkan masa liburan sekolah dengan terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat inklusi di Sekolah Luar Biasa (SLB) Buleleng, Bali.


Falsa terpilih mengikuti Program Tour de Bali 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas STEKOM. Program ini mengusung konsep wisata edukasi dan pengabdian masyarakat inklusi, berlangsung selama 11 hari 8 malam, mulai 24 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026.


Dalam program tersebut, peserta tidak hanya diajak menikmati wisata edukasi dan budaya Bali, tetapi juga terjun langsung dalam kegiatan sosial di SLB Buleleng dan SLB Karangasem. Agenda utama adalah menumbuhkan nilai empati, kepedulian sosial, serta pemahaman terhadap pentingnya pendidikan inklusi.


Selama kegiatan, Falsa aktif dalam berbagai aktivitas pendampingan dan interaksi edukatif bersama siswa SLB. Di tengah masa libur sekolah, ia tetap produktif dengan mendokumentasikan perjalanan dan kegiatan sosial melalui konten kreatif, menjadikan liburan sebagai ruang belajar, refleksi diri, sekaligus pengembangan kemampuan di bidang media digital.

“Liburan kali ini benar-benar berbeda. Bukan hanya soal jalan-jalan, tapi juga belajar berbagi, peduli, dan memahami arti inklusi,” ungkap Falsa.


Apresiasi datang dari Kepala SMA Negeri 2 Purworejo, Drs. Sukisno, M.M.Pd, yang menilai kegiatan tersebut sebagai contoh pemanfaatan libur sekolah secara positif.

“Terkhusus kepada anak kami, Falsa, yang telah menginspirasi generasi sebayanya dengan memanfaatkan libur sekolah melalui kegiatan luar biasa, yakni bergabung dengan komunitas positif dan peduli terhadap sesama,” tuturnya.


Sukisno menegaskan bahwa liburan bukan hanya waktu untuk beristirahat, tetapi juga momentum untuk mengembangkan diri dan meningkatkan prestasi. Ia berharap murid-murid dapat terus memanfaatkan liburan untuk belajar hal baru, mengembangkan bakat, dan meningkatkan keterampilan yang berguna bagi masa depan.


Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno, S.STP., M.M.  

“Ini adalah contoh nyata bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman hidup yang menumbuhkan empati, kepedulian sosial, dan karakter,” ujarnya.


Rektor Universitas STEKOM, Dr. Joseph Teguh Santoso, M.Kom, menilai Falsa sebagai representasi pelajar kreatif yang mampu memanfaatkan ruang digital secara positif.

“Kekreatifan Falsa layak diacungi jempol, terutama dalam membuat konten positif dan edukatif yang berdampak bagi banyak orang, sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli terhadap anak berkebutuhan khusus,” ungkapnya.


Keikutsertaan Falsa menjadi bukti bahwa libur sekolah dapat dimanfaatkan secara produktif dan berdampak sosial, bahkan sejak bangku SMA. Program Tour de Bali 2025 diharapkan mampu menginspirasi lebih banyak pelajar muda untuk berani keluar dari zona nyaman, berkarya, dan berkontribusi langsung bagi masyarakat.


Kontributor: Luthfi 

Editor: TIM PN

×
Berita Terbaru Update