PURWOREJO – Polres Purworejo mencatat sejarah sebagai institusi kepolisian pertama di Indonesia yang menyelenggarakan pelatihan safety driving khusus bagi pengemudi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan yang diikuti 52 pengemudi dari seluruh Kabupaten Purworejo ini berlangsung di Lapangan Uji Praktik Satpas Satlantas Polres Purworejo, Sabtu (24/1/2026) pagi.
Langkah inovatif ini diinisiasi langsung oleh Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra, S.H., S.I.K., M.Med.Kom. sebagai respons cepat terhadap maraknya insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan operasional MBG di berbagai wilayah. Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa kepemilikan SIM A saja tidak cukup tanpa pemahaman mendalam mengenai teknik berkendara yang aman.
“Meskipun sudah memiliki SIM, para pengemudi perlu mendapatkan penyegaran kembali, baik secara teori maupun praktik. Kami tidak ingin kelalaian di jalan berujung pada kecelakaan fatal. Prinsip safety driving harus benar-benar diterapkan di lapangan,” tegasnya.
Kasat Lantas Polres Purworejo menambahkan bahwa peserta merupakan perwakilan dari seluruh Satuan Pelayanan Persiapan Gizi (SPPG) di Kabupaten Purworejo. Mereka dibekali materi dari instruktur internal maupun eksternal, mulai dari penggunaan sabuk pengaman dan pengaturan posisi duduk yang ergonomis, hingga teknik menghadapi medan sulit.
Para pengemudi yang kerap dijuluki “ompreng balap” ditantang menaklukkan berbagai rintangan di lintasan uji SIM Jalan Jenderal Sudirman 23. Ujian meliputi lintasan lurus, manuver zigzag maju-mundur, hingga teknik pengereman dan penggunaan kopling di jalur tanjakan serta turunan. Pelatihan ini juga menekankan pencegahan insiden di perlintasan kereta api, seperti yang sempat terjadi di Desa Dewi, Bayan.
Uniknya, peserta tidak hanya menggunakan kendaraan uji milik Polres, tetapi juga diperbolehkan mencoba lintasan dengan armada MBG yang sehari-hari mereka operasikan untuk mendistribusikan makanan ke sekolah-sekolah.
Manfaat besar dirasakan oleh para peserta, salah satunya Wahyudi (60), pengemudi dari SPPG Pangenjurutengah.
“Kegiatan ini gratis dan sangat bermanfaat. Sebagai mantan pengemudi mobil boks, pelatihan ini menjadi penyemangat bagi saya untuk kembali mengingat rambu-rambu lalu lintas demi keamanan bersama,” tuturnya.
Sebagai bentuk legalitas, seluruh peserta diberikan sertifikat pelatihan di akhir acara. Suasana semakin kompetitif ketika Polres memberikan penghargaan berupa uang pembinaan kepada tiga pengemudi “trengginas” yang berhasil melewati seluruh rintangan dengan waktu tercepat dan tingkat keamanan terbaik.
Sumber: Humas Polres Purworejo
Editor: TIM PN
