PURWOREJO – SMK Patriot Pituruh secara resmi ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Manajemen Perkantoran Tingkat Kabupaten Purworejo Tahun 2026 untuk bidang Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran (OTKP), Selasa (13/1/2026).
Penunjukan ini menjadi bentuk kepercayaan sekaligus pengakuan atas kesiapan sarana, prasarana, serta kualitas pendidikan yang dimiliki SMK Patriot Pituruh. Lomba diikuti oleh enam peserta dari SMK Patriot Pituruh, SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo, SMK 2 Purworejo, SMK Batik Perbaik Purworejo, SMK Kartini Purworejo, dan SMK Pancasila 2 Kutoarjo.
Kegiatan LKS dibuka secara resmi oleh Kepala SMK Patriot Pituruh, H. Haryoto, M.Pd., yang menekankan pentingnya kemampuan adaptasi teknologi di dunia perkantoran modern.
“LKS ini bukan sekadar ajang perebutan juara, melainkan panggung pembuktian bahwa siswa SMK di Kabupaten Purworejo siap menjawab tantangan dunia industri yang kian dinamis. Melalui mata lomba Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran, kita mengasah ketelitian, kecepatan, serta etika kerja yang menjadi standar profesionalisme masa depan,” ujarnya.
Usai seremoni pembukaan, para peserta langsung mengikuti rangkaian uji kompetensi yang dirancang menyerupai kebutuhan nyata dunia kerja. Materi lomba meliputi korespondensi dan kearsipan digital, penanganan telepon bisnis, penggunaan aplikasi perkantoran berbasis cloud, serta presentasi dan komunikasi efektif.
Sebagai tuan rumah, SMK Patriot Pituruh berkomitmen memberikan fasilitas terbaik guna mendukung pelaksanaan lomba yang profesional, jujur, dan transparan. Seluruh ruang ujian disiapkan sesuai standar kompetisi, didukung perangkat teknologi memadai dan lingkungan kondusif bagi peserta.
Panitia LKS Tingkat Kabupaten Purworejo 2026, Laila Tri Wahyuningtyas, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa penyelenggaraan LKS tahun ini mengedepankan prinsip objektivitas dan transparansi.
“Panitia menjamin pelaksanaan LKS Manajemen Perkantoran tahun ini dilaksanakan secara objektif dan transparan. Kami melibatkan juri-juri profesional dan kompeten di bidangnya untuk memberikan penilaian yang adil. Harapannya, peserta yang terpilih benar-benar merepresentasikan kualitas terbaik dari Kabupaten Purworejo dan siap bersaing di tingkat Provinsi Jawa Tengah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, panitia menekankan bahwa LKS tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan karakter, sportivitas, serta peningkatan kepercayaan diri siswa dalam menghadapi dunia kerja maupun jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
Melalui pelaksanaan LKS MP ini, diharapkan lahir talenta-talenta muda unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu membawa nama Kabupaten Purworejo berprestasi di tingkat provinsi hingga nasional.
Kontributor: Luthfi
Editor: TIM PN
