Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Image Image Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image

Bupati Kebumen: Ulama Garda Terdepan Bentuk Generasi Berakhlak

Minggu, 08 Maret 2026 | 21:23 WIB Last Updated 2026-03-08T14:23:11Z

 

Sinergi Ulama dan Pemerintah, Kebumen Beri Insentif Guru Ngaji Tahap Pertama 2026

KEBUMEN – Pemerintah Kabupaten Kebumen mempererat sinergi dengan ulama dan tokoh agama melalui kegiatan Buka Bersama Ulama dan Umaro serta penyaluran insentif guru ngaji tahap pertama tahun anggaran 2026. Acara berlangsung di Pendopo Kebumen, Jumat (6/3/2026).


Kepala Bagian Kesra Kabupaten Kebumen, Tjahjo Sambodo, menjelaskan bahwa kegiatan tahunan ini bertujuan menjaga keharmonisan antara pemerintah (umaro) dan ulama, sekaligus wujud komitmen Pemkab dalam mendukung bidang keagamaan.


“Tahun ini insentif diberikan kepada 300 penerima manfaat, terdiri dari guru ngaji TPQ, Madrasah Diniyah, serta pengajar di masjid dan musala. Besaran insentif antara Rp300.000 hingga Rp600.000 sesuai kemampuan anggaran daerah. Ke depan, pemerintah berkomitmen menyamaratakan besaran bantuan tersebut,” jelasnya.


Dalam sambutannya, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan penghargaan mendalam kepada para guru ngaji dan kiai yang menjadi garda terdepan dalam membimbing masyarakat.


“Di desa-desa, panjenengan adalah tempat masyarakat bertanya dan meminta nasihat. Dari tangan panjenengan lahir generasi berbakti dan bermanfaat bagi bangsa,” tuturnya.


Bupati juga merefleksikan capaian satu tahun masa jabatannya bersama Wakil Bupati, termasuk keberhasilan Kebumen keluar dari status kabupaten termiskin di Jawa Tengah dengan penurunan angka kemiskinan sebesar 2,13 persen, tertinggi di Pulau Jawa.


Acara dilanjutkan dengan penyerahan insentif dan bingkisan secara simbolis oleh Bupati bersama Forkopimda kepada perwakilan guru ngaji.


Kegiatan ditutup dengan tausiyah oleh KH Mudhofir, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Furqon sekaligus mantan Ketua PDM Kebumen, yang menekankan pentingnya hakikat syukur.


“Syukur bukan sekadar melafalkan Alhamdulillah, tapi menyesuaikan perbuatan kita dengan maksud Sang Pemberi Nikmat. Di bulan Ramadhan ini mari tingkatkan ibadah agar pasca Ramadhan kita menjadi insan yang bertakwa,” pesannya.


Kontributor: Luthfi 

Editor: TIM PN

×
Berita Terbaru Update