![]() |
| Petani Tewas Tertimpa Pohon Jenitri di Sruweng Kebumen |
KEBUMEN – Seorang petani dilaporkan meninggal dunia setelah pohon jenitri yang dipanjatnya tiba-tiba tumbang di Desa Penusupan, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, Senin (9/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Peristiwa terjadi di kebun milik warga bernama Kamari di Blok 8 Dusun Patok, RT 01 RW 02. Saat itu, dua warga tengah memanen biji jenitri dengan cara memanjat pohon di lahan berkontur pegunungan.
Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menjelaskan bahwa korban meninggal dunia bernama Sayono (56), warga Dusun Patok, Desa Penusupan. Sementara rekannya, Yatiman (54), mengalami luka-luka dan kini dirawat di RS PKU Muhammadiyah Sruweng.
“Diduga pohon tersebut sudah tua dan akarnya lapuk sehingga tiba-tiba tumbang,” jelas Kapolres.
Menurut keterangan saksi, kedua korban berangkat dari rumah sekitar pukul 07.00 WIB menuju kebun. Sekitar pukul 09.00 WIB, saat berada di atas pohon setinggi belasan meter, pohon tersebut roboh.
Saksi Seja Kuswoyo, yang sedang mencari rumput sekitar 100 meter dari lokasi, mendengar suara pohon tumbang disertai teriakan minta tolong. Saat mendatangi lokasi, ia mendapati kedua korban sudah terjatuh.
Korban Sayono ditemukan dalam kondisi tidak bergerak, sementara Yatiman mengalami luka robek di pelipis dan kening serta patah tulang tangan kanan. Warga kemudian mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat.
Hasil olah TKP menunjukkan pohon jenitri setinggi sekitar 16 meter tumbang akibat akar lapuk dan berlubang. Polisi juga menemukan peralatan panen seperti tangga bambu, tali plastik, dan alat pemanen dari bambu.
Kapolres menegaskan bahwa peristiwa ini merupakan murni kecelakaan kerja saat memanen jenitri.
Humas Polres Kebumen
Editor: TIM PN
