![]() |
| Lonjakan Wisatawan Pantai Dewaruci, Dinas Pariwisata Purworejo Siagakan Tim Gabungan |
PURWOREJO – Antusiasme masyarakat untuk berwisata di masa libur Lebaran 1447 H terlihat jelas di Pantai Dewaruci, Kecamatan Ngombol. Hingga H+6 Lebaran, jumlah pengunjung yang datang ke destinasi unggulan tersebut tercatat mencapai 40.688 orang, menjadikannya salah satu lokasi wisata paling ramai di Kabupaten Purworejo.
Lonjakan wisatawan ini mendapat perhatian serius dari Dinas Pariwisata Kabupaten Purworejo. Untuk mengantisipasi kepadatan pengunjung, tim pengamanan gabungan disiagakan sejak dini dan dipusatkan di posko yang berada di sebelah barat patung Dewa Ruci, sekitar 50 meter dari lokasi utama pantai.
Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Kabupaten Purworejo, Edi Nur Widyoko, menjelaskan bahwa tim gabungan terdiri dari unsur TNI, Polri, termasuk TNI AL, serta masyarakat seperti Pokdarwis, Linmas desa dan kecamatan, ditambah tim kesehatan dan SAR. Sedikitnya 30 personel diterjunkan setiap hari sejak 13 Maret hingga puncak libur Lebaran pada 29 Maret.
“Diperkirakan ada tambahan sekitar 5.000 pengunjung per hari. Semoga totalnya bisa menembus 50 ribu pengunjung,” ujarnya.
Meski terjadi lonjakan, harga tiket masuk tetap dipatok Rp5.000 per orang. Pihak Dinas Pariwisata juga mengimbau pengelola destinasi lain agar menyiapkan sistem pengamanan, termasuk pos pantau dan koordinasi dengan aparat setempat.
Edi mengakui masih ada kendala di lapangan, terutama kesadaran pengunjung yang terkadang mengabaikan imbauan petugas. Fenomena menarik juga terjadi menjelang sore, di mana jumlah wisatawan justru meningkat untuk menikmati pemandangan matahari terbenam.
Pantai Dewaruci tetap menjadi destinasi favorit wisatawan lokal maupun luar daerah. Hingga saat ini belum ada laporan keluhan signifikan dari pengunjung, termasuk terkait harga kuliner di kawasan wisata. Ke depan, Dinas Pariwisata Purworejo berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dari sisi keamanan, dengan harapan mendapat dukungan tambahan tenaga pengamanan, fasilitas, dan anggaran.
Kontributor: Luthfi
Editor: TIM PN
