Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Image Image Image Space Iklan Pituruh News Space Iklan Pituruh News Image

Protes Jalan Rusak, Warga Mojotengah Wonosobo Tanam Pohon Pisang di Badan Jalan

Minggu, 01 Maret 2026 | 22:11 WIB Last Updated 2026-03-01T15:11:40Z

 

Puluhan Warga Gelar Aksi Simbolik di Jalan Rusak Kalibeber–Deroduwur Wonosobo

WONOSOBO – Puluhan warga dari Desa Deroduwur, Derongisor, Mojosari, dan Pungangan yang tergabung dalam Aliansi Infrastruktur Berkeadilan menggelar aksi simbolik di ruas Jalan Kalibeber–Deroduwur, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Sabtu (28/2/2026).


Aksi dilakukan sebagai bentuk protes atas kondisi jalan rusak yang belum mendapat perbaikan menyeluruh. Warga memusatkan aksi di sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan parah.


Koordinator aksi, Hendri, menyampaikan bahwa keresahan masyarakat menjadi alasan utama digelarnya aksi tersebut.


“Ini bukan mewakili golongan atau individu tertentu, tapi mewakili seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.


Pantauan di lokasi menunjukkan warga melakukan aksi simbolik dengan menanam pohon pisang, memancing ikan, mandi di kubangan air, hingga mencuci pakaian di lubang jalan yang tergenang. Kerusakan jalan terlihat di sepanjang ruas Kalibeber–Deroduwur dengan panjang sekitar 6,4 kilometer, serta ruas Mojosari–Gondang sepanjang kurang lebih 5,1 kilometer.


Menurut Hendri, kondisi jalan rusak sudah berlangsung lama, bahkan hingga lima sampai sepuluh tahun. Perbaikan yang dilakukan selama ini dinilai hanya bersifat tambal sulam dan tidak menyelesaikan masalah. Warga menilai kerusakan jalan berdampak pada efisiensi waktu, keselamatan pengguna jalan, serta aktivitas ekonomi dan pendidikan.


Selain itu, jalur tersebut juga menjadi akses menuju kawasan wisata religi makam KH Muntaha Al Hafizh dan KH Asy’ari, sehingga volume kendaraan meningkat terutama pada akhir pekan.


Dalam aksi tersebut, warga menyampaikan tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Wonosobo agar segera melakukan perbaikan total dan permanen di ruas Kalibeber–Deroduwur serta Mojosari–Gondang. Mereka juga meminta pembangunan sistem drainase terintegrasi untuk mencegah kerusakan berulang, serta mendesak agar perbaikan dilakukan sebelum Hari Raya Idul Fitri 2026.


Camat Mojotengah, Eko Widi Nugroho, menemui massa aksi di lokasi. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten terkait rencana perbaikan jalan.


“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk pelaksanaan perbaikan, insya Allah karena memang sudah rusak akan dilakukan sebelum Idul Fitri,” ujarnya.


Ia menambahkan, perbaikan yang dilakukan saat ini merupakan penanganan awal, sementara perbaikan lanjutan akan masuk dalam prioritas pembangunan infrastruktur Kabupaten Wonosobo Tahun Anggaran 2027.


“Untuk penyempurnaannya, insya Allah akan dilaksanakan pada 2027, karena kemarin waktu di Musren sudah masuk prioritas dan nanti masuk ke RKPD Kabupaten 2027,” pungkasnya.


Kontributor: Luthfi 

Editor: TIM PN

×
Berita Terbaru Update