![]() |
| Kebakaran Rumah Warga di Kalimeneng, Tiga Sepeda Motor Hangus, Diduga Akibat Korsleting Listrik |
Purworejo – Kebakaran terjadi di rumah milik Nurodin, warga Dukuh Cengkirlegi RT 02 RW 02, Desa Kalimeneng, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, pada Minggu (26/4/2026) dini hari.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 03.45 WIB saat sebagian besar warga masih beristirahat. Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, api pertama kali terlihat berasal dari area parkiran yang terdapat tiga unit sepeda motor. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan merambat ke bagian atap rumah milik korban.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada colokan pompa air (sanyo) yang berada di dekat kendaraan. Percikan api kemudian menyambar bahan mudah terbakar dan mengenai sepeda motor yang terparkir, sehingga api cepat membesar dan sulit dikendalikan pada awal kejadian.
Adapun tiga unit sepeda motor yang terdampak dalam kejadian ini antara lain Honda Supra X 125, Honda Vario, dan Honda Karisma. Ketiganya mengalami kerusakan cukup parah akibat terbakar.
Mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar dengan sigap langsung melakukan upaya pemadaman secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan dari petugas pemadam kebakaran. Kepedulian dan respons cepat warga turut membantu mencegah api merambat lebih luas ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Purworejo mengerahkan dua unit mobil damkar, serta satu unit tambahan dari Pos Damkar Kutoarjo. Setelah berjibaku selama kurang lebih 45 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.30 WIB.
Perangkat Desa Kalimeneng, Arifdudin, yang berada di lokasi kejadian, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil diperkirakan cukup besar, terutama pada kendaraan dan sebagian bangunan rumah yang terdampak api.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik dari pompa air. Api pertama kali terlihat dari area motor, kemudian merambat ke atap rumah,” jelas Arifdudin.
Saat ini, pihak terkait masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait total kerugian serta memastikan kondisi bangunan yang terdampak aman.
Pemerintah desa bersama aparat terkait juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik. Warga diharapkan rutin memeriksa kondisi kabel, colokan, serta peralatan listrik lainnya, terutama yang digunakan dalam jangka waktu lama atau tanpa pengawasan.
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana kebakaran, terutama di lingkungan permukiman padat penduduk. (PN)
