
Atlet Pelajar Purworejo Butuh Dukungan Pendidikan Khusus, Orang Tua Usulkan KKO
PURWOREJO – Ketiadaan Kelas Khusus Olahraga (KKO) di Kabupaten Purworejo menjadi perhatian sejumlah orang tua atlet pelajar. Mereka berharap pemerintah daerah dapat menghadirkan program pendidikan yang mampu mengakomodasi kebutuhan atlet dalam menjalani pembinaan prestasi tanpa mengabaikan pendidikan formal.
Selama ini, atlet pelajar di Purworejo harus berupaya menyesuaikan jadwal latihan, pemusatan latihan, hingga keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan dengan kegiatan belajar di sekolah. Kondisi tersebut dinilai cukup berat karena belum adanya sistem pendidikan yang secara khusus dirancang untuk mendukung siswa berprestasi di bidang olahraga.
Wardoyo, salah satu orang tua atlet sepeda balap, mengatakan bahwa anak-anak yang menekuni olahraga secara serius membutuhkan dukungan dari lingkungan pendidikan agar dapat berkembang secara maksimal.
"Prestasi olahraga membutuhkan waktu latihan yang tidak sedikit. Di sisi lain, anak-anak juga harus memenuhi kewajiban akademik di sekolah. Karena itu diperlukan kebijakan yang bisa menjembatani keduanya," ujarnya, Kamis (4/6/2026).
Menurutnya, sejumlah daerah di Jawa Tengah maupun provinsi lain telah menerapkan program Kelas Khusus Olahraga yang memberikan fleksibilitas bagi atlet pelajar dalam mengikuti proses belajar sekaligus pembinaan prestasi. Program serupa dinilai layak diterapkan di Purworejo.
Keberadaan KKO juga diyakini dapat menjadi salah satu upaya mempertahankan potensi atlet muda daerah. Pasalnya, tidak sedikit orang tua yang mulai melirik sekolah di luar daerah karena memiliki program yang lebih mendukung pembinaan atlet.
Pilihan tersebut tentu membawa konsekuensi tersendiri. Selain harus berpisah dengan keluarga, biaya pendidikan dan kebutuhan hidup selama menempuh sekolah di luar daerah juga menjadi beban tambahan bagi orang tua.
Para orang tua berharap apabila KKO dapat diwujudkan, program tersebut tersedia secara berkelanjutan mulai dari jenjang SMP hingga SMA. Dengan demikian, proses pembinaan atlet dapat berjalan secara terstruktur tanpa harus berpindah daerah untuk melanjutkan pendidikan.
Mereka menilai Kelas Khusus Olahraga bukan hanya memberikan manfaat bagi atlet pelajar, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam pembangunan olahraga daerah. Dukungan pendidikan yang selaras dengan pembinaan prestasi diyakini akan melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Purworejo di tingkat regional maupun nasional.
"Dengan adanya sekolah yang mendukung atlet, anak-anak bisa fokus mengembangkan potensi tanpa harus meninggalkan pendidikan. Harapannya mereka tetap bisa berprestasi dan membanggakan Purworejo," kata Wardoyo. (*)