Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Image

Momen Bersejarah! Setelah 25 Tahun, Bupati Purworejo Kembali Hadiri Waisak di Vihara Girisanti

Senin, 01 Juni 2026 | 20:19 WIB Last Updated 2026-06-01T13:19:28Z
Momen Bersejarah! Setelah 25 Tahun, Bupati Purworejo Kembali Hadiri Waisak di Vihara Girisanti

PURWOREJO – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai perayaan Hari Raya Waisak 2570 BE/2026 M di Vihara Girisanti, Desa Sokoagung, Kecamatan Bagelen, Minggu (31/5/2026). Dalam momentum tersebut, Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, SH, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat persaudaraan, kerukunan, dan toleransi antarumat beragama.


“Atas nama pribadi, Pemerintah Kabupaten Purworejo, dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha. Semoga peringatan Waisak membawa kedamaian, kebijaksanaan, serta kebahagiaan bagi seluruh umat Buddha,” ujar Bupati dalam sambutannya.


Bupati menegaskan bahwa kehadirannya dalam perayaan tersebut merupakan wujud dukungan pemerintah daerah terhadap kehidupan beragama yang harmonis serta komitmen menjaga kerukunan yang selama ini terjalin baik di Kabupaten Purworejo.


“Saya bersyukur dan bahagia dapat kembali bersilaturahmi dengan umat Buddha. Kehangatan dan kebersamaan seperti ini menjadi modal penting dalam menebarkan kebaikan, memperkuat kepedulian sosial, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman,” tuturnya.


Perayaan Waisak tahun ini menjadi momen istimewa bagi umat Buddha di Desa Sokoagung. Kehadiran Bupati bersama jajaran pemerintah daerah disambut hangat oleh para tokoh agama dan masyarakat yang hadir.


Romo Pandita Muda Gatot menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Purworejo kepada umat Buddha. Menurutnya, kehadiran Bupati menjadi bukti nyata terjalinnya hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat lintas agama.


“Kami merasa terharu dan bangga atas kehadiran Ibu Bupati beserta jajaran. Dukungan yang diberikan sangat berarti bagi kami dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi umat Buddha di Desa Sokoagung,” ungkapnya.


Rangkaian perayaan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh rasa kekeluargaan. Momentum Waisak ini tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai toleransi, persatuan, dan harmoni sosial yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Kabupaten Purworejo yang majemuk.

×
Berita Terbaru Update