![]() |
| Perkuat Mental Jelang Porprov, Tim Biliar Purworejo Tak Gentar Hadapi Dominasi Atlet Nasional |
PURWOREJO – Meski harus bersaing dengan sejumlah atlet nasional pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026, tim biliar Kabupaten Purworejo tetap menatap kompetisi dengan penuh optimisme. Dengan kekuatan yang terdiri dari dua atlet dan satu pelatih, mereka bertekad memberikan hasil terbaik sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.
Persiapan terus dimatangkan melalui latihan rutin yang digelar di Masterpiece Billiard. Setiap pekan, dua atlet andalan Purworejo, Ferdinand Lalihatu dan Ade Suparman, menjalani latihan sebanyak lima kali untuk menjaga performa dan meningkatkan kesiapan menghadapi persaingan yang ketat.
Pelatih tim biliar Purworejo, Mustam Yulianto, mengatakan bahwa fokus utama saat ini bukan lagi pada peningkatan teknik dasar, melainkan menjaga konsistensi permainan dan memperkuat mental bertanding.
"Latihan rutin dilakukan untuk menjaga stabilitas permainan. Selain itu, kami juga mengadakan uji coba pertandingan agar mental atlet semakin siap menghadapi atmosfer kompetisi yang sesungguhnya," ujar Mustam, Kamis, (15/6).
Pada Porprov mendatang, Ferdinand Lalihatu akan berlaga di nomor carom 3 cushion dan carom 1 cushion. Sementara itu, Ade Suparman akan memperkuat Purworejo di cabang snooker dengan mengikuti empat nomor sekaligus, yakni snooker 15 red, snooker 6 red, english billiard, dan english billiard point.
Meski tidak menjalani program latihan khusus menjelang Porprov, kedua atlet tetap menjaga intensitas latihan agar kondisi fisik dan performa permainan tetap berada pada level terbaik. Menurut Mustam, konsistensi, stamina, dan kesiapan mental menjadi aspek yang terus mendapat perhatian selama masa persiapan.
"Kami lebih fokus menjaga stabilitas permainan, meningkatkan mentalitas bertanding, serta menjaga kondisi fisik agar atlet tetap prima saat pertandingan berlangsung," katanya.
Mustam mengakui bahwa persaingan di Porprov tahun ini tidak akan mudah. Banyak atlet yang akan dihadapi merupakan pemain berpengalaman yang pernah mewakili Jawa Tengah di berbagai kejuaraan tingkat nasional.
"Tantangan terbesar tentu datang dari atlet-atlet nasional yang sudah memiliki pengalaman bertanding dan pernah mewakili Jawa Tengah, baik dari kabupaten lain maupun daerah tuan rumah," ungkapnya.
Meski demikian, tim biliar Purworejo tetap memasang target realistis dengan membidik raihan medali perak pada ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Lebih dari sekadar mengejar prestasi, Mustam berharap keikutsertaan tim biliar Purworejo di Porprov dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk mengenal dan menekuni olahraga biliar secara positif.
"Kami ingin olahraga biliar semakin dikenal dan diminati oleh pemuda-pemudi Purworejo. Harapannya akan lahir bibit-bibit atlet berprestasi yang mampu membawa nama daerah hingga ke tingkat nasional bahkan internasional," tuturnya.
Dengan modal semangat, kerja keras, dan persiapan yang terus dimaksimalkan, tim biliar Purworejo siap menghadapi ketatnya persaingan Porprov Jawa Tengah 2026. Di atas meja hijau, mereka tidak hanya berjuang meraih medali, tetapi juga membawa harapan besar untuk masa depan olahraga biliar di Kabupaten Purworejo.
