Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Image

Putri Imam Masjid Al Aqsa Lulus dari MTs An-Nawawi Purworejo, Jadi Inspirasi Semangat Menuntut Ilmu

Senin, 15 Juni 2026 | 07:07 WIB Last Updated 2026-06-15T00:07:35Z

Putri Imam Masjid Al Aqsa Lulus dari MTs An-Nawawi Purworejo, Jadi Inspirasi Semangat Menuntut Ilmu

PURWOREJOKabar membanggakan datang dari Pondok Pesantren An-Nawawi Purworejo. Di tengah situasi yang masih melanda Palestina, seorang siswi asal Palestina, Sayidah Leen A.A. Alrafati, berhasil menyelesaikan pendidikan di MTs An-Nawawi dan mengikuti prosesi pelepasan siswa tahun ajaran 2025/2026.


Sayidah Leen merupakan putri dari Syeikh Ammar Azmi Ar-Rafati yang saat ini menetap di Indonesia. Ia menjadi salah satu dari ratusan siswa yang dinyatakan lulus dalam acara Khataman Akhirussanah dan Pelepasan Siswa MTs dan MA An-Nawawi yang berlangsung pada Sabtu (13/6/2026).


Keikutsertaan Leen dalam prosesi kelulusan menjadi perhatian tersendiri. Selama tiga tahun menempuh pendidikan di MTs An-Nawawi, ia menunjukkan kemampuan beradaptasi yang baik meskipun pada awalnya menghadapi tantangan bahasa dan lingkungan yang berbeda dari tanah kelahirannya.


Ketua Panitia Akhirussanah, Chazbi Ngubaidillah, mengungkapkan bahwa Leen mampu mengikuti seluruh proses pembelajaran dengan baik hingga menyelesaikan pendidikan bersama teman-teman seangkatannya.


"Pada awal masuk memang ada kendala bahasa, namun seiring waktu beliau mampu beradaptasi dengan sangat baik. Kini sudah lancar berbahasa Indonesia dan aktif berinteraksi dengan teman-temannya," ujarnya.


Menurut Chazbi, keberadaan santri asal Palestina di lingkungan pesantren tidak hanya memperkaya keberagaman, tetapi juga memberikan pelajaran berharga bagi para santri lainnya tentang persaudaraan dan kepedulian kemanusiaan.


Interaksi sehari-hari dengan Leen membuat banyak santri semakin memahami kondisi masyarakat Palestina dan menumbuhkan rasa empati yang lebih mendalam. Kehadirannya menjadi bukti bahwa pendidikan dapat menjadi jembatan yang menyatukan berbagai latar belakang budaya, bahasa, dan kebangsaan.


Dalam rangkaian kegiatan pelepasan tersebut, keluarga Leen turut hadir. Ayahnya yang dikenal sebagai imam Masjid Al Aqsa juga berkesempatan memimpin doa penutup acara, menambah kekhidmatan momen kelulusan para siswa.


Kelulusan Sayidah Leen menjadi simbol harapan dan semangat perjuangan pendidikan. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi anak-anak Palestina akibat konflik yang berkepanjangan, ia berhasil menyelesaikan pendidikan menengah pertama dan bersiap melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.


Pihak pesantren berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh santri untuk terus menuntut ilmu, serta memperkuat nilai persaudaraan dan ukhuwah Islamiyah tanpa mengenal batas negara.

×
Berita Terbaru Update