Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Image

Wabup Dion Ajak Semua Elemen Dukung Sensus Ekonomi 2026 Demi Data Pembangunan yang Akurat

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:56 WIB Last Updated 2026-06-30T10:56:15Z
Wabup Dion Ajak Semua Elemen Dukung Sensus Ekonomi 2026 Demi Data Pembangunan yang Akurat
PURWOREJO – Pemerintah Kabupaten Purworejo mengajak seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait untuk berperan aktif dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Dukungan lintas sektor dinilai menjadi kunci agar data yang dihasilkan benar-benar mampu menggambarkan kondisi ekonomi daerah secara menyeluruh.



Ajakan tersebut disampaikan Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi saat menghadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 dan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026 yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Purworejo di Ruang Arahiwang Setda Kabupaten Purworejo, Senin (29/6/2026).



Menurut Dion, keberhasilan sensus bukan semata menjadi tanggung jawab BPS, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh perangkat daerah, instansi pemerintah, hingga pemerintah desa.



"Perangkat daerah harus ikut terlibat aktif, mulai dari Dinas KUKMP, DPMPTSP, Dinkesda, kecamatan, hingga pemerintah desa. Sinergi ini akan sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026," ujarnya.



Ia menegaskan, data yang diperoleh nantinya akan menjadi pijakan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran. Karena itu, seluruh potensi ekonomi di Purworejo harus terdata tanpa ada yang terlewat.
Dion meminta agar tidak ada wilayah maupun sektor usaha yang luput dari pendataan, termasuk pasar tradisional, sentra UMKM, desa wisata, hingga pelaku ekonomi kreatif dan sektor informal.



"Jangan sampai ada blank spot. Semua potensi ekonomi harus tercatat agar pemerintah memiliki data yang benar-benar valid dalam menentukan arah pembangunan," katanya.



Selain memastikan cakupan pendataan berjalan optimal, Dion juga menyoroti pentingnya sosialisasi kepada masyarakat. Menurutnya, masih ada anggapan keliru bahwa sensus ekonomi berkaitan dengan penarikan pajak.



"Perlu dipahami bersama bahwa sensus ini bukan untuk kepentingan perpajakan. Tujuannya murni memperoleh data ekonomi sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan," tegasnya.



Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala BPS Kabupaten Purworejo, Budi Prawoto MM, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus ekonomi kelima yang dilaksanakan BPS. Kegiatan ini bertujuan menyediakan data dasar seluruh aktivitas ekonomi sebagai landasan penyusunan kebijakan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah.



Ia mengatakan, sensus kali ini tidak hanya memotret struktur dan karakteristik usaha, tetapi juga perkembangan ekonomi digital, ekonomi kreatif, serta ekonomi lingkungan sebagai bagian dari transformasi ekonomi modern.



Untuk mendukung pelaksanaannya, BPS Kabupaten Purworejo menerjunkan sebanyak 1.132 petugas yang terdiri atas 1.000 Petugas Pendata Lapangan (PPL) dan 132 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML). Mereka akan bertugas di seluruh 16 kecamatan di Kabupaten Purworejo.



Menurut Budi, hasil sensus nantinya diharapkan mampu memberikan gambaran riil mengenai kondisi ekonomi daerah, memperkuat perencanaan pembangunan berbasis data, mengidentifikasi potensi ekonomi, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat.



Dalam kesempatan tersebut, BPS Kabupaten Purworejo juga menyerahkan penghargaan kepada empat desa yang ditetapkan sebagai Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026, yakni Desa Sidorejo Kecamatan Purworejo, Desa Kemanukan Kecamatan Bagelen, Desa Bulus Kecamatan Gebang, dan Desa Kebonsari Kecamatan Purwodadi.
×
Berita Terbaru Update