Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Image

DPRD Jateng Dorong Merti Jaladri Jatimalang Masuk Prioritas Pengembangan Desa Wisata Provinsi

Senin, 06 Juli 2026 | 20:14 WIB Last Updated 2026-07-06T13:14:40Z

DPRD Jateng Dorong Merti Jaladri Jatimalang Masuk Prioritas Pengembangan Desa Wisata Provinsi

PURWOREJO
 – Pelaksanaan Merti Jaladri Desa Jatimalang di Pantai Dewaruci, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Senin (6/7/2026), mendapat perhatian dari anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan, Muhammad Hajar Zainudin, S.Sos., M.Hum. Menurutnya, tradisi budaya yang dipadukan dengan potensi wisata seperti Merti Jaladri layak mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.


Hajar Zainudin yang mewakili Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX meliputi Kabupaten Purworejo, Temanggung, dan Wonosobo, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi menargetkan pembentukan dan penguatan 1.000 desa wisata pada tahun kedua masa pemerintahan, dengan pelaksanaan prioritas pada tahun 2027.


"Insyaallah di tahun kedua pemerintahan Pak Luthfi, prioritasnya adalah ada 1.000 desa wisata. Mudah-mudahan nanti ada dukungan dari Pemerintah Provinsi untuk kegiatan seperti ini," ujarnya.


Sebagai anggota Komisi B DPRD Jawa Tengah yang membidangi antara lain sektor pariwisata, Hajar mengaku akan membawa potensi Merti Jaladri Desa Jatimalang untuk disampaikan kepada Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah agar dapat memperoleh perhatian dan dukungan.


"Agenda ini barangkali belum sampai ke provinsi. Nanti akan saya bawa dan kami sampaikan kepada Dinas Pariwisata. Mudah-mudahan ada backup dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah," katanya.


Ia menilai Kabupaten Purworejo memiliki banyak desa wisata yang berpotensi berkembang apabila didukung dengan kebijakan dan pendampingan yang tepat. Menurutnya, pengembangan destinasi wisata tidak cukup hanya mengandalkan potensi budaya dan alam, tetapi juga harus didukung oleh infrastruktur yang memadai.


"Persoalan utama wisata memang ada pada infrastruktur. Ketika infrastrukturnya baik, wisatawan akan lebih senang datang ke destinasi tersebut. Memang ruang fiskal pemerintah masih terbatas sehingga belum semuanya bisa dibangun sekaligus," jelasnya.


Oleh karena itu, Zainudin berharap kegiatan budaya seperti Merti Jaladri terus dipertahankan dan mendapatkan dukungan lintas sektor. Selain melestarikan tradisi masyarakat pesisir, kegiatan tersebut juga dinilai mampu meningkatkan kunjungan wisatawan serta menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.


"Pemerintah Provinsi juga harus hadir untuk mendukung kegiatan seperti ini dalam rangka menambah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Purworejo. Tradisi budaya yang dikemas menjadi daya tarik wisata harus terus didorong agar memberikan manfaat bagi masyarakat," pungkasnya.

×
Berita Terbaru Update