Lapangan Desa Girigondo menjadi saksi kekhusyukan ribuan jamaah dalam acara "Girigondo Bersholawat & Bakti Sosial" yang digelar pada Rabu malam, (08/07/2026). Acara religius yang diinisiasi oleh Paguyuban Pengusaha dan Pemuda Pemudi Girigondo ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Kegiatan syiar Islam yang memadukan lantunan sholawat dan aksi kepedulian sosial ini tercatat telah berjalan secara konsisten dan rutin selama empat tahun terakhir.
Suasana malam Girigondo Bersholawat tersebut terasa sangat hidup berkat penampilan dari Grup Hadroh Nurul Musthofa Desa Girigondo yang mengiringi lantunan sholawat. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh agama terkemuka, di antaranya Habib Ahmad Baraqbah dari Prembun Kebumen dan KH. Ahmad Abdul Haq Assaubary selaku Pengasuh PP Sabilul Mutaqqin, Kalimiru, Bayan Purworejo. Kehadiran para ulama dan tokoh masyarakat ini semakin menambah kekhidmatan para jamaah yang telah memadati lokasi sejak petang.
Salah satu momen inti yang menjadi perhatian jamaah adalah mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh H. Gus Wahid Syarifuddin Ahmad dari Yogyakarta. Dalam sambutannya, Gus Wahid menekankan pentingnya memanfaatkan momentum pergantian tahun Islam ini sebagai sarana evaluasi dan introspeksi diri. Beliau mengingatkan segenap jamaah untuk selalu menjaga sholat lima waktu sebagai fondasi utama kehidupan, memperbanyak amal kebaikan setiap harinya, serta senantiasa menghormati dan berbakti kepada orang tua.
Tidak hanya menyampaikan pesan spiritual, Gus Wahid juga memberikan edukasi praktis yang sangat berharga mengenai fenomena astronomi keagamaan (Rashdul Qiblah) yang akan terjadi dalam waktu dekat. Di hadapan para jamaah, beliau berpesan, "Mengingat pada tanggal 15-16 Juli pukul 16.27 WIB ada momen dimana matahari bertepatan di atas Ka'bah sehingga mushola atau masjid atau rumah bisa dengan tongkat akan menghadap ke kiblat" paparnya. Penjelasan ini menjadi panduan penting bagi warga untuk memverifikasi kembali akurasi arah kiblat di tempat ibadah maupun rumah masing-masing.
Acara yang berlangsung tertib ini diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan kemakmuran seluruh warga. Melalui pelaksanaan yang telah menginjak tahun keempat ini, Paguyuban Pengusaha dan Pemuda Pemudi Girigondo berharap kegiatan bakti sosial dan keagamaan seperti ini dapat terus dipertahankan demi mempererat tali silaturahmi, memupuk kepedulian sosial, serta meningkatkan kualitas keimanan masyarakat di tahun baru 1448 Hijriah.
Kontributor: Syukron
