Notification

×

Iklan

Space Iklan Pituruh News Image Space Iklan Pituruh News Image

Ketegasan KONI Purworejo Hadapi Porprov 2026: Satu Atlet Indisipliner Didegradasi, Tes Fisik Kedua Digelar

Minggu, 05 Juli 2026 | 14:13 WIB Last Updated 2026-07-05T07:58:51Z

Ketegasan KONI Purworejo Hadapi Porprov 2026: Satu Atlet Indisipliner Didegradasi, Tes Fisik Kedua Digelar

Purworejo– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Purworejo menunjukkan sikap tegas dalam mempersiapkan para atletnya menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Demi menjaga mentalitas juara dan profesionalisme, KONI resmi mendegradasi satu atlet yang dinilai tidak disiplin.


Ketua KONI Purworejo, Muhammad Abdullah, menyampaikan hal tersebut di sela-sela pelaksanaan Tes Fisik dan Kesehatan Atlet Porprov 2026 tahap kedua yang digelar pada Minggu, 5/07/2026 di GOR Sarwo Edhie Wibowo. Selain memantau perkembangan fisik, agenda ini juga menjadi penentu akhir kelayakan atlet untuk diberangkatkan ke ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut.


Pihak KONI menyayangkan adanya pencoretan atlet, namun langkah ini dinilai mutlak untuk diambil demi kebaikan seluruh kontingen. Berdasarkan laporan dari tim pelatih serta hasil monitoring berkala, atlet yang bersangkutan diketahui kerap absen dari sesi latihan yang telah dijadwalkan.


"Ada satu atlet yang memang kemudian kita degradasi karena dari hasil laporan pelatih dan monitoring kita, dia relatif tidak pernah disiplin dalam berlatih. Bahkan beberapa kali di jadwal latihan yang bersangkutan tidak hadir, kurang lebih hampir 3 minggu tidak pernah berlatih," ungkap Muhammad Abdullah.


Langkah tegas mencoret atlet indisipliner ini sengaja diambil agar virus ketidakdisiplinan tidak menular kepada atlet lain yang sudah berjuang keras. KONI juga menambahkan bahwa kesempatan membela daerah di ajang Porprov merupakan hal yang diperebutkan oleh banyak olahragawan, sehingga sangat disayangkan jika ada atlet yang menyia-nyiakannya. Saat ini, proses seleksi untuk mencari atlet pengganti dari Cabang Olahraga (Cabor) terkait sedang berjalan.


Dengan pengurangan satu atlet tersebut, total kuota kontingen Purworejo saat ini tercatat sebanyak 186 orang, yang terdiri dari gabungan atlet dan pelatih (dari semula 187 orang).


Pelaksanaan tes fisik yang digelar di GOR Sarwo Edhie Wibowo ini merupakan kelanjutan dari tes pertama yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Tujuannya adalah untuk mengukur sejauh mana kesiapan dan kondisi kebugaran masing-masing atlet menjelang hari H pertandingan.


Mengenai detail teknis mengenai indikator parameter yang diuji, pihak KONI mengarahkan agar hal tersebut dikonfirmasikan lebih lanjut kepada tim teknis, yakni Ibu Indri.


KONI menegaskan bahwa grafik perkembangan fisik dari tes pertama hingga tes kedua ini akan dievaluasi secara ketat. Jika pada evaluasi akhir (tes ketiga) tidak menunjukkan grafik peningkatan, tidak menutup kemungkinan atlet yang bersangkutan akan batal diberangkatkan.


Pemerintah Kabupaten Purworejo dan KONI berkomitmen penuh untuk memberikan apresiasi yang sangat baik bagi para atlet dan pelatih yang berhasil lolos dan berprestasi di Porprov 2026. Nilai apresiasi ini bahkan dinilai cukup bersaing dan bagus jika dibandingkan dengan beberapa daerah lain. Namun, apresiasi yang tinggi ini juga berjalan beriringan dengan sistem ketat.


"Tentu sudah kita siapkan reward dan punishment-nya. Harapannya seluruh atlet dan pelatih hari ini mengikuti tes fisik bisa dengan lancar dan hasilnya ada peningkatan. Mereka juga harus meningkatkan motivasi untuk menciptakan prestasi," pungkas Muhammad Abdullah.

×
Berita Terbaru Update