
Konsolidasi Pemilu 2029: Golkar Purworejo Matangkan Struktur Kepengurusan Baru dan Targetkan Penambahan Kursi DPRD
PURWOREJO, – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Purworejo secara resmi menggelar agenda Pendidikan Politik dan Rapat Pleno di Hotel Sanjaya In, Minggu (19/7/2026). Pertemuan strategis ini mengusung tema besar "Konsolidasi Organisasi dan Militansi Kader Menuju Kemenangan Pemilu dan Pilkada Tahun 2029" sebagai langkah awal menyusun kekuatan partai menghadapi kontestasi politik mendatang.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purworejo, Yuli Hastuti, menegaskan bahwa pelaksanaan rapat pleno hari ini merupakan tahapan konstitusional dan administratif yang wajib dilalui sebelum dilaksanakannya pengukuhan resmi oleh Dewan Pimpinan Daerah tingkat Provinsi Jawa Tengah. Agenda pengukuhan tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada pekan depan.
Dalam kesempatan tersebut, Yuli Hastuti memaparkan struktur kepengurusan DPD Partai Golkar Purworejo yang baru. Struktur ini merangkum total 59 orang pengurus yang terdiri dari keterwakilan yang solid di seluruh tingkatan, bukan hanya bagi jajaran Pimpinan Kecamatan (PK) melainkan untuk seluruh kader potensial. Menariknya, kepengurusan kali ini mengombinasikan kekuatan antara figur senior (sepuh) dengan kader-kader muda dengan persentase proporsional 60 banding 40. Formasi ini juga dipastikan telah memenuhi mandat regulasi dengan mengamankan 30 persen keterwakilan perempuan di jajaran internal.
Strategi Target Kursi DPRD Pemilu 2029
Terkait peta kekuatan legislatif, Yuli Hastuti memaparkan kondisi objektif perolehan kursi Partai Golkar saat ini yang kokoh dengan raihan 8 kursi di DPRD Kabupaten Purworejo. Menatap target Pemilu 2029, pihaknya memilih untuk bersikap realistis namun tetap optimistis demi menjaga kestabilan pergerakan kader.
“Kami tidak ingin terlalu berandai-andai dengan menetapkan angka target yang muluk-muluk. Yang terpenting saat ini adalah proses berjalan dengan baik, mesin partai bergerak secara simultan, dan kami optimis sambil berjalan kembali untuk terus menambah perolehan kursi legislatif dari capaian yang ada sekarang,” ujar Yuli Hastuti usai acara.
Mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW)
Selain fokus pada penguatan internal, rapat pleno juga secara resmi membahas mekanisme administratif terkait Pergantian Antar Waktu (PAW) menyusul berpulangnya almarhumah Ibu Suci Setyowati. Proses pengisian kekosongan jabatan ini dipastikan akan mengikuti alur birokrasi dan regulasi partai yang ketat serta berjenjang.
Pihak DPD Golkar Purworejo saat ini tengah memproses laporan untuk diserahkan ke tingkat Provinsi, yang kemudian diteruskan langsung ke tingkat Pusat (DPP). Sesuai dengan ketentuan Komisi Pemilihan Umum (KPU), posisi almarhumah secara otomatis akan digantikan oleh kader partai yang menempati posisi perolehan suara terbanyak kedua pada pemilu legislatif sebelumnya. Yuli menambahkan bahwa kepastian waktu pergantian sepenuhnya berada di bawah kewenangan instruksi pusat yang sedang berproses.