![]() |
| Medali Perunggu dari Semarang Bangkitkan Asa Karate Purworejo Menuju Porprov Jateng 2026 |
PURWOREJO – Hasil positif mulai terlihat dari program Training Camp (TC) dan Pemusatan Latihan Jangka Panjang (PJP) yang dijalani atlet karate Kabupaten Purworejo. Meski baru menjadi ajang uji kemampuan, karateka Purworejo, Saraceen Erla Pratama (22), berhasil membawa pulang medali perunggu pada nomor Kata Perorangan Putri Senior dalam Rektor Cup UIN Walisongo 11th Karate International Championship yang digelar di GOR Patriot Kodam IV/Diponegoro, Semarang, Sabtu (11/7/2026).
Bagi kontingen Purworejo, capaian tersebut bukan sekadar tambahan prestasi. Medali yang diraih Saraceen menjadi sinyal bahwa program pembinaan yang saat ini dijalankan mulai memberikan hasil nyata, sekaligus menumbuhkan optimisme menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII Tahun 2026.
Bendahara KONI Kabupaten Purworejo, Widiarso Yuliastono, S.H., mengatakan kejuaraan internasional tersebut sengaja dijadikan sebagai ajang mengukur kesiapan atlet sebelum turun di Porprov. Menurutnya, pengalaman menghadapi lawan-lawan dari berbagai daerah bahkan mancanegara menjadi bekal penting untuk meningkatkan mental bertanding.
"Alhamdulillah, Erla mampu meraih medali perunggu. Ini menunjukkan bahwa proses latihan melalui TC dan PJP berjalan ke arah yang baik. Kami berharap grafik performanya terus meningkat hingga Porprov nanti," ujarnya.
Widiarso mengungkapkan, cabang olahraga karate sudah beberapa edisi belum mampu menyumbangkan medali bagi Kabupaten Purworejo di ajang Porprov. Karena itu, hasil yang diraih Saraceen menjadi penyemangat baru bagi seluruh tim.
Menurutnya, target yang dibebankan kepada atlet tidak muluk-muluk. Yang terpenting, karate kembali mampu menyumbang medali untuk Kabupaten Purworejo.
"Kami terus memberikan dukungan penuh kepada atlet dan pelatih. Semoga hasil ini menjadi motivasi agar saat Porprov nanti karate bisa kembali menyumbangkan prestasi untuk Purworejo," katanya.
Ia menambahkan, pada Porprov tahun ini cabang olahraga karate hanya meloloskan satu atlet, sehingga seluruh program pembinaan difokuskan kepada Saraceen agar peluang meraih medali dapat dimaksimalkan.
Sementara itu, pelatih Saraceen, Tiok Hadi Susanto, menilai kejuaraan di Semarang memberikan banyak pelajaran bagi atletnya. Selain menguji kemampuan teknik, pertandingan juga menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki sejumlah aspek sebelum tampil di Porprov.
"Dari pertandingan ini kami bisa melihat apa saja yang masih perlu dibenahi. Harapannya kemampuan Erla terus meningkat, baik dari sisi power, kecepatan, ketepatan teknik maupun kualitas gerakan sehingga saat Porprov nanti bisa tampil lebih maksimal," jelasnya.
Tiok menambahkan, persiapan menuju Porprov dilakukan dengan latihan rutin setiap hari yang disesuaikan dengan program pembinaan. Untuk meningkatkan kualitas latihan, tim juga mendapat pendampingan dari pelatih nasional.
"Saat ini kami didampingi pelatih Pelatnas, Mas Detrin. Ke depan juga akan bergabung Mas Irfan Tahir untuk memperkuat program latihan. Semoga dengan persiapan yang semakin matang, Erla mampu memberikan hasil terbaik dan membawa pulang medali bagi Kabupaten Purworejo," pungkasnya.
Keberhasilan meraih medali pada ajang internasional menjadi modal berharga bagi Saraceen Erla Pratama dalam menghadapi persaingan di Porprov Jawa Tengah XVII Tahun 2026. Di tengah persiapan yang terus dimatangkan, prestasi ini diharapkan menjadi awal kebangkitan cabang olahraga karate Purworejo untuk kembali berbicara di tingkat provinsi.
Keterangan Foto: Bendahara KONI Kabupaten Purworejo, Widiarso Yuliastono, S.H., berfoto bersama atlet karate Porprov Purworejo, Saraceen Erla Pratama, usai meraih medali perunggu nomor Kata Perorangan Putri Senior pada Rektor Cup UIN Walisongo 11th Karate International Championship di Semarang, Sabtu (11/7/2026).
