![]() |
| Pengajian Selapanan Muslimat-Fatayat NU PAC Pituruh dan Khotmil Qur'an di Tapen, Perkuat Peran Muslimah Membangun Keluarga Agamis |
PURWOREJO – Suasana religius dan penuh kekeluargaan menyelimuti Masjid Al-Amin, Desa Tapen, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, saat Muslimat NU dan Fatayat NU Anak Cabang (PAC) Pituruh menggelar Pengajian Selapanan yang dirangkaikan dengan Khotmil Qur'an, Minggu (26/7/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Ranting Tapen tersebut dihadiri ratusan jamaah dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Pituruh.
Mengusung tema "Meningkatkan Peran Muslimah dalam Membangun Keluarga yang Berdaya, Harmonis, dan Agamis", kegiatan ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman keagamaan bagi para muslimah agar semakin berperan dalam membangun keluarga yang kokoh berlandaskan nilai-nilai Islam.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan Khotmil Qur'an yang diikuti oleh para hafidzah serta jamaah. Suasana semakin semarak dengan penampilan grup rebana Annajmu Tsaqib dari Muslimat-Fatayat NU Ranting Tapen yang membawakan lantunan shalawat, mengajak seluruh jamaah bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Puncak kegiatan menghadirkan Ustadzah Mumpuni Handayayekti dari Cilacap. Dengan gaya ceramah yang komunikatif, lugas, dan diselingi humor, Ustadzah Mumpuni berhasil menarik perhatian jamaah sejak awal hingga akhir pengajian.
Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya peran perempuan, khususnya seorang ibu, sebagai madrasah pertama bagi anak-anak. Menurutnya, pendidikan karakter, akhlak, dan keimanan harus dimulai dari lingkungan keluarga agar mampu melahirkan generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah.
Ia juga mengajak para muslimah untuk senantiasa menjaga keharmonisan rumah tangga, memperkuat komunikasi dalam keluarga, serta menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Salah satu panitia, Agung Mardiana Wahyuni, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
"Alhamdulillah, Pengajian Selapanan dan Khotmil Qur'an kali ini berjalan dengan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, pengurus Muslimat NU dan Fatayat NU, para donatur, pemerintah desa, para relawan, serta masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan acara ini," ujar Agung.
Menurutnya, tingginya antusiasme jamaah menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan masih menjadi kebutuhan masyarakat sebagai sarana menambah ilmu sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah.
"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin selapanan, tetapi juga menjadi media dakwah yang mampu memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan semangat kaum muslimah dalam mendidik keluarga yang harmonis, berdaya, dan agamis sesuai dengan tema yang diangkat," tambahnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jamaah yang hadir dari berbagai ranting di wilayah Kecamatan Pituruh. Kehadiran mereka menjadi bukti semangat kebersamaan warga Nahdliyin dalam menjaga tradisi keagamaan yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Selain sebagai wadah menimba ilmu agama, Pengajian Selapanan Muslimat-Fatayat NU juga menjadi momentum memperkuat sinergi antaranggota organisasi, memperluas silaturahmi, dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Seluruh jamaah tampak khusyuk memanjatkan doa agar diberikan kesehatan, keberkahan, serta kemudahan dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat dan membimbing keluarga menuju kehidupan yang sakinah, mawaddah, warahmah.
Melalui kegiatan ini, Muslimat NU dan Fatayat NU PAC Pituruh berharap semangat mencintai Al-Qur'an, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta meningkatkan peran muslimah dalam kehidupan keluarga dan masyarakat dapat terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.
